Wali Band: Doktrin Pencucian Otak Tidak Diajarkan Islam

Wali Band: Doktrin Pencucian Otak Tidak Diajarkan Islam Wali Band

Kapanlagi.com - Terkait pembatalan show Wali karena adanya bom di Serpong serta munculnya gerakan separatis NII membuat grup band Wali tak ingin gegabah dengan mendeskreditkan bahwa teror tersebut ulah dari mereka. Namun dia menyayangkan jika gerakan yang bernafaskan Islam harus merusak dan mencederai sesama.

"Kita tidak pernah menjuruskan masalah ini kepada satu golongan tertentu ya, tapi siapa pun itu ketika membuat kerusakan di bumi dan mencederai sesama kayaknya Allah dan Rasul gak pernah mengajarkan hal itu. Zalim orang yang melakukan itu," ujarnya saat dijumpai di Dahsyat RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (3/5).

“Di Islam tidak ada yang namanya paksaan bahkan sampai harus jauh dari orang tua, naudzubillah. Kan di Al Quran sudah jelas semuanya.„
Wali Band

Faank menambahkan bahwa momen ini menjadi pendeskreditkan terhadap Islam. Baginya apa yang dilakukan oleh orang-orang tersebut sama saja dengan menzalimi orang, yang mana dalam ajaran Islam tidak diajarkan.

"Aku melihatnya moment ini jadi pendeskreditkan terhadap Islam, padahal Islam tidak pernah mengajarkan hal itu. Kalaupun jihad, pada zaman Rasulullah ketika musuh mengajakin perang kita perang, tapi ketika damai-damai aja kita gak bakal perang. Sekarang kan Di Indonesia sesama umat beragama juga damai ngapain harus begitu. Berarti kan itu sudah menzalimi orang," terangnya.

Dengan maraknya penculikan serta pencucian otak lewat doktrin-doktrin bagi Apoy hal tersebut di agama tidak diajarkan dalam agama Islam. Menurut Apoy di Islam tidak ada paksaan atau sistem rekrutmen seperti itu.

"Lagi-lagi kami tekankan, tapi ini bukan berarti kami sudah fakih masalah agama ya, sepertinya tidak sedikitpun kami diajarkan seperti, itu bukan juga Islam kami asal-asalan. Insya Allah kami tidak pernah diajarkan seperti itu, sistem rekrutmen itu tidak. Di Islam tidak ada yang namanya paksaan bahkan sampai harus jauh dari orang tua, naudzubillah. Kan di Al Quran sudah jelas semuanya," pungkasnya.   

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/hen/faj)

Rekomendasi
Trending