Hitman: Agent 47
Synopsis
Bayangan seorang pria berkepala plontos muncul di berbagai belahan dunia tanpa jejak. Ia tidak dikenal publik, tidak tercatat secara resmi, dan selalu datang lalu pergi tanpa sisa. Ia adalah Agent 47 (Rupert Friend), pembunuh bayaran hasil rekayasa genetika dengan kecerdasan tinggi, refleks sempurna, dan emosi yang nyaris tidak ada. Selama bertahun tahun, ia menjalankan misi dengan presisi dingin, tanpa mempertanyakan perintah atau tujuan. Namun segalanya berubah ketika sebuah misi membawanya pada sosok perempuan muda yang menyimpan rahasia besar tentang asal usul manusia super sepertinya.
Di sisi lain, Katia van Dees (Hannah Ware) hidup dalam pelarian dan kebingungan. Ia terus dihantui mimpi buruk tentang pria pria bersenjata, laboratorium misterius, dan seorang ayah yang menghilang sejak lama. Katia tidak memahami mengapa ia selalu menjadi target orang orang berbahaya, padahal ia tidak merasa memiliki sesuatu yang berharga. Satu satunya petunjuk hanyalah nama ayahnya, Dr Litvenko, seorang ilmuwan jenius yang menghilang setelah melakukan penelitian rahasia bertahun tahun lalu.
Katia tidak sendirian dalam pencarian ini. Ia diburu oleh sebuah korporasi kuat bernama Syndicate yang dipimpin John Smith (Zachary Quinto). Organisasi ini berambisi menciptakan pasukan pembunuh sempurna dengan meniru proyek lama yang pernah melahirkan Agent 47. Bagi mereka, Litvenko adalah kunci utama, dan Katia adalah jalan untuk menemukannya. Syndicate tidak ragu menggunakan kekerasan ekstrem demi mencapai tujuan mereka.
Agent 47 awalnya datang untuk membunuh Katia. Ia menerima informasi bahwa perempuan itu berpotensi mengancam keseimbangan kekuatan global. Namun sejak pertemuan pertama, insting Agent 47 mengatakan bahwa misi ini tidak sesederhana biasanya. Katia tampak memiliki kemampuan bertahan hidup yang tidak wajar, seolah tubuh dan pikirannya telah dilatih secara tidak sadar sejak kecil. Hal itu membuat Agent 47 mulai mempertanyakan siapa sebenarnya Katia dan apa hubungannya dengan dirinya sendiri.
Kejar kejaran brutal pun dimulai, berpindah dari satu kota ke kota lain. Dari Berlin hingga Singapura, Agent 47 dan Katia terus diburu oleh pasukan Syndicate. Dalam situasi penuh tekanan, kerja sama terpaksa terjalin. Agent 47 melindungi Katia dengan kemampuan bertarung dan strategi mematikannya, sementara Katia perlahan mengingat potongan potongan masa lalunya yang selama ini terkunci di dalam pikirannya.
Perjalanan ini membuka fakta mengejutkan tentang Dr Litvenko. Ia bukan sekadar ilmuwan biasa, melainkan pencipta awal program Agent yang dirancang untuk menciptakan manusia tanpa rasa takut, tanpa empati, dan tanpa keraguan. Program itu dihentikan karena dianggap terlalu berbahaya, namun hasilnya sudah terlanjur ada. Agent 47 adalah bukti hidupnya. Katia ternyata juga bagian dari eksperimen tersebut, meski dengan pendekatan yang berbeda. Ayahnya menyembunyikannya demi menyelamatkan masa depannya.
Konflik batin mulai muncul dalam diri Agent 47. Selama ini ia menerima jati dirinya sebagai senjata, bukan manusia. Namun melihat Katia yang berjuang memahami dirinya sendiri, ia mulai mempertanyakan arti kebebasan dan pilihan. Katia bukan hanya target atau aset, tetapi seseorang yang memiliki masa depan yang ingin ia tentukan sendiri. Di tengah tembakan dan ledakan, muncul ikatan unik yang tidak pernah dirasakan Agent 47 sebelumnya.
Syndicate semakin agresif. John Smith bukan sekadar eksekutor, melainkan sosok ambisius yang rela menghancurkan apa pun demi menciptakan generasi pembunuh baru. Ia percaya dunia membutuhkan kontrol mutlak melalui kekuatan. Bagi Smith, Agent 47 adalah kegagalan karena masih memiliki kehendak bebas. Katia dianggap versi sempurna yang bisa diarahkan sejak awal.
Puncak cerita membawa Agent 47 dan Katia ke fasilitas rahasia tempat Litvenko bersembunyi. Di sanalah semua rahasia terbuka. Litvenko menjelaskan bahwa ia menciptakan Katia dengan tujuan berbeda. Ia ingin membuktikan bahwa manusia dengan kemampuan luar biasa tetap bisa memilih jalan hidupnya sendiri. Namun rencananya gagal ketika Syndicate menemukan jejaknya.
Pertarungan terakhir tidak hanya soal fisik, tetapi juga ideologi. Agent 47 harus menghadapi pasukan yang diciptakan dengan prinsip serupa dengannya, namun tanpa celah kemanusiaan. Katia dipaksa menghadapi kenyataan tentang dirinya, tentang darah dan eksperimen yang membentuknya. Keputusan yang diambil pada saat genting akan menentukan apakah mereka tetap menjadi alat atau akhirnya menjadi manusia seutuhnya.
Di tengah kekacauan, Agent 47 menunjukkan bahwa ia bukan sekadar mesin pembunuh. Setiap langkahnya bukan hanya untuk bertahan hidup, tetapi juga untuk melindungi Katia agar tidak mengalami nasib yang sama dengannya. Sementara itu, Katia belajar bahwa masa lalu tidak harus menentukan masa depan. Ia memiliki kekuatan untuk memilih siapa dirinya dan ke mana ia akan melangkah.
Ketika semuanya berakhir, dunia mungkin tidak pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi. Tidak ada medali, tidak ada pengakuan, hanya jejak samar dari pertempuran rahasia. Namun bagi Agent 47 dan Katia, perjalanan ini mengubah segalanya. Identitas, tujuan, dan makna kebebasan kini memiliki arti baru yang tidak bisa dihapus.
Apakah Agent 47 akan terus hidup sebagai bayangan tanpa nama atau justru membantu Katia memutus rantai eksperimen manusia super yang mengancam dunia?
Penulis Artikel: Anastashia Gabriel
Pemeran
Jadwal Film
Bidadari Surga
Penerbangan Terakhir
Penunggu Rumah: Buto Ijo
28 Years Later: The Bone Temple
Unexpected Family
5 Centimeters per Second
The Home
Greenland: Migration
Musuh Dalam Selimut
Malam 3 Yasinan
Suka Duka Tawa
Uang Passolo
Modual Nekad
Dusun Mayit
The Housemaid
Moon the Panda
Patah Hati Yang Kupilih
Janur Ireng: Sewu Dino The Prequel
Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t
The SpongeBob Movie: Search for SquarePants
Anaconda (2025)
Timur
Avatar: Fire and Ash
The Carpenter's Son
Alas Roban
Mengejar Restu
Happy Patel: Khatarnak Jasoos
16 Januari 2026
Mercy
16 Januari 2026
Pororo The Movie: Sweet Castle Adventure
16 Januari 2026
Like a Rolling Stone
17 Januari 2026
Cells at Work!
17 Januari 2026
Angry Squad: Civil Servants & Seven Swindlers
17 Januari 2026
Project Hail Mary
20 Januari 2026
MLBB: M7 WATCH PARTY - TIER LEGEND
21 Januari 2026
MLBB: M7 WATCH PARTY - TIER MYTHIC
21 Januari 2026
Back to the Past
21 Januari 2026
Esok Tanpa Ibu
22 Januari 2026
Sengkolo: Petaka Satu Suro
22 Januari 2026
Papa Zola: The Movie
23 Januari 2026
Shelter
28 Januari 2026
Sinners
28 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Kafir: Gerbang Sukma
29 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Tolong Saya! (Duwajuseyo)
29 Januari 2026
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
29 Januari 2026
Balas Budi
05 Februari 2026
Ahlan Singapore
05 Februari 2026
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
05 Februari 2026
Teman Tegar Maira
05 Februari 2026
Sadali
05 Februari 2026
Aiueo Macam Betool Aja
12 Februari 2026
Waru
12 Februari 2026
How to Make a Killing
20 Februari 2026
RAJAH
26 Februari 2026
Titip Bunda di Surga-Mu
26 Februari 2026
Scream 7
27 Februari 2026
Undercard
27 Februari 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti
18 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
18 Maret 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026