Knetz Tuduh 'Cilor' Sebagai Pelecehan, Warganet Indonesia Jadikan Meme

Knetz Tuduh 'Cilor' Sebagai Pelecehan, Warganet Indonesia Jadikan Meme
Cilor, jajanan khas Indonesia (credit: instagram.com/jktinstafood)

Kapanlagi.com - Meme sederhana soal jajanan pinggir jalan cilor tiba-tiba jadi sorotan setelah muncul salah tafsir dari sebagian netizen Korea. Awalnya cuma lelucon sarkastik dari komunitas SEAblings (warganet Indonesia) sebagai cara meredam ketegangan saat perang kata-kata dengan kelompok KNetz di platform X (Twitter).

Namun, interpretasi berbeda membuat topik ini cepat meluas dan menimbulkan polemik lintas negara. Beginilah awal ceritanya!

Baca berita lainnya di Liputan6.com!

1. Latar Belakang

Latar belakangnya begini: dalam rangka membalas komentar bernada rasis dari beberapa akun KNetz, para netizen Asia Tenggara memakai frasa 'cilor mau cilor?', mengambil nama jajanan khas Indonesia, cilor (aci telur) sebagai bentuk humor dan parodi. Tujuan awal meme ini memang satir dan bukan bermuatan seksual.

Tuduhan KNetz salah tentang cilor (credit: x.com/_herlivery)

Kendati demikian, salah satu akun Knetz mengaitkan ucapan serupa dengan dugaan pelecehan yang melibatkan seorang kreator konten Indonesia, sehingga suasana makin panas. Akun tersebut menuduh kreator Jang Jiboy melakukan pelecehan terhadap mahasiswi Korea dengan mengutip kata-kata yang menurut klaim akun tersebut, bermakna vulgar. Tuduhan ini kemudian direpost oleh beberapa pengguna lain hingga viral

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Warganet Langsung Jelaskan

Meme 'cilor mana cilor' kini banyak digunakan warganet Indonesia (credit: x.com/masdodi1705)

Banyak warganet Indonesia langsung meluruskan kata cilor yang dipakai di meme merujuk pada makanan, bukan istilah seksual, dan konteks unggahan itu adalah parodi. Soal tuduhan pelecehan itu adalah kesalahpahaman besar yang memicu kecaman.

Tak sedikit yang menggunakan 'cilor mau cilor' ke cuitan KNetz lainny soal SEAblings!

3. Q&A: Awal Mula Perseteruan KNetz vs SEAblings

Q: Apa yang memicu awal perseteruan antara KNetz dan SEAblings?
A: Perseteruan dipicu oleh komentar bernada rasis dari sejumlah akun KNetz terhadap netizen Indonesia di media sosial. Komentar tersebut dianggap merendahkan dan memicu reaksi balasan.

Q: Mengapa disebut SEAblings?
A: SEAblings adalah istilah tidak resmi yang dipakai untuk menyebut netizen Asia Tenggara (South East Asia siblings). Istilah ini muncul sebagai bentuk solidaritas digital antarnegara Asia Tenggara saat menghadapi serangan komentar dari luar.

Q: Kenapa konflik ini cepat membesar?
A: Karena terjadi di platform seperti X yang memungkinkan percakapan lintas negara terjadi secara real time. Tagar, meme, dan potongan video dengan cepat menyebar tanpa konteks lengkap.

Q: Di mana posisi meme 'cilor mau cilor?' dalam konflik ini?
A: Meme tersebut digunakan netizen Indonesia sebagai sindiran bercanda. Namun karena perbedaan bahasa dan konteks budaya, kata �cilor� disalahartikan dan dianggap sebagai istilah vulgar oleh sebagian KNetz.

Q: Apakah ada klarifikasi resmi terkait tuduhan pelecehan?
A: Hingga viralnya polemik ini, perdebatan lebih banyak terjadi di media sosial. Banyak netizen Indonesia menyebut tuduhan tersebut sebagai hoaks dan hasil salah tafsir bahasa.

(kpl/pit)

Rekomendasi
Trending