Kanibalisme Bukan Hal Tabu Dalam Perfilman
Hannibal Lecter, tokoh dalam film SILENCE OF THE LAMB, yang digambarkan kannibal. Foto: Fanpop.com
Kapanlagi.com - Kanibalisme dalam konteks kemanusiaan mungkin sudah banyak diketahui oleh masyarakat kita, meski pada kenyataannya perilaku kanibal jelas dilarang oleh agama dan juga menyalahi kemanusiaan saat seseorang memakan daging atau organ tubuh manusia yang lain.
Perilaku kanibal mungkin masih banyak terjadi di Indonesia, terutama di daerah pedalaman di mana masyarakat yang hidup di sana masih menganut paham primitif. Sedang dalam masyarakat modern, kanibalisme jarang terjadi. Jarang bukan berarti tak ada, masih teringat Sumanto? Pria asal Purbalingga Jawa Tengah yang sempat ramai dibicarakan karena aksi makan daging manusia pada tahun 2003 lalu.
Tidak hanya di Indonesia, di luar negeri, seperti Amerika, peristiwa semacam ini terjadi beberapa saat lalu seorang pria di Miami dalam keadaan bugil dengan sengaja memakan wajah pria lainnya. Apa pun motivasi kedua pelaku kanibalisme di atas, perbuatan mereka jelas mengerikan dan menjijikkan bagi yang menyaksikan atau bahkan mungkin hanya sekedar mendengarkan atau melihat beritanya.
Terlepas dari betapa menjijikkannya melihat kanibalisme, tema ini ternyata lumayan populer diangkat ke dalam film. Dalam situs database film IMDB saja, ditemukan sebanyak 326 film yang terkait dengan kanibalisme. Dalam film, kanibalisme terasa tak tabu untuk diangkat namun tentunya dengan batasan-batasan tertentu, bukan yang vulgar. Dengan sedikit sentuhan sinematografi dan juga akting, adegan sadis makan-memakan ini jelas jadi terkurangi, atau malah terasa makin sadis di mata penonton. Berikut ini beberapa film yang mengangkat tema kanibalisme sebagai bungkusnya.
1. CANNIBAL HOLOCAUST
Film buatan Itali yang digarap pada tahun 1980 ini adalah salah satu film yang populer karena mengangkat tema kanibalisme secara penuh. Disutradarai oleh Ruggero Deodato, CANIBBAL HOLOCAUST menceritakan tentang perjalanan Harold Monroe, seorang profesor, ke pedalaman Amazon dalam mencari jejak keempat tim pembuat film dokumenter yang pergi terlebih dahulu untuk meliput suku kanibal yang ada di sana.
Tak seperti yang ditakutkannya, Monroe dengan lancar menelusuri pedalaman Amazon dan berhasil tiba di tempat suku kanibal tersebut. Dengan selamat ia berhasil kembali pulang dan membawa reel film tim ekspedisi yang mendahuluinya.
Sesampainya di New York, Monroe begitu terkejut melihat rekaman dari reel film yang ia bawa dari Amazon tersebut. Alih-alih menemukan rekaman kekejaman para penduduk asli Amazon yang katanya kanibal tersebut, ia terhenyak melihat kekejian kru film yang ia kenal yang dengan santai menyiksa dan membunuh suku primitif itu.
Menariknya dari film ini jelas terdapat pada plotnya yang menunjukkan tentang begitu kaburnya kemanusiaan yang ternyata tak bisa didasarkan pada modern atau primitifnya manusia.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. ALIVE
Film yang dibuat pada tahun 1993 ini bercerita tentang perjuangan hidup tim rugby Uruguay yang pesawatnya kandas di tengah pegunungan Andes. Kondisi lingkungan serta cuaca yang ekstrim serta semakin menipisnya persediaan makanan yang mereka punya memaksa mereka untuk mencari cara apa pun untuk bisa bertahan hidup, termasuk terbesit dalam benak mereka, memakan daging teman-teman mereka sendiri.
Tema kanibalisme di sini digarap dengan apik tanpa harus menambah drama dan kekejian dari kisah nyata yang mendasarinya. Para pemain rugby yang bertahan hidup dihadapkan pada dua pilihan dengan batas yang sangat kabur. Tetap bertahan hidup dan memakan daging temanmu sendiri, atau memilih bertahan hidup dengan kemungkinan mati kelaparan serta kedinginan namun tak mengkhianati keyakinan mereka akan pertolongan Tuhan.
3. SILENCE OF THE LAMB
Kanibalisme yang terkesan barbar dan hanya pantas dianut oleh suku primitif dinaikkan kelasnya dalam film SILENCE OF THE LAMBS. Lewat film yang dibintangi oleh Anthony Hopkins dan juga Jody Foster, kanibalisme dikemas dalam thriller yang cerdas.
Diangkat dari novel Thomas Harris, film ini bercerita tentang seorang agen FBI, Clarice Starling (Jodie Foster) yang sedang menyelidiki kasus pembunuhan berantai dimana para korbannya hampir semua dikuliti. Merasa tak bisa menyelesaikan kasus tersebut, ia lantas meminta bantuan seorang narapidana berbahaya, Hannibal Lecter (Anthony Hopkins) yang dulunya adalah mantan psikiater yang kini ditawan karena perilaku ganas dan juga kebiasannya memakan bagian tubuh orang lain.
Lupakan sosok kanibal yang mengerikan dan juga penuh darah. Sosok kanibal dalam film digambarkan dengan sosok yang elegan dan pintar. Mungkin hal ini ditujukan untuk memberi gambaran kepada penonton bahwa kanibalisme bisa secara tak kentara menjangkiti seseorang.Â
Film ini bahkan mendapat 5 piala Oscar untuk kategori utama dalam perhelatan Oscar tahun 1991 lalu. Benar-benar sebuah kelas untuk tema yang mungkin tak bakal ditonton banyak orang.
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
(kpl/dka)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
