Five Vi: Klub Poligami Lebih Baik Tidak Ada

Five Vi: Klub Poligami Lebih Baik Tidak Ada Five Vi

Kapanlagi.com - Daripada keberadaannya menimbulkan dampak buruk bagi banyak pihak, menurut pesinetron Five Vi, klub poligami lebih baik tidak ada atau dibubarkan. Namun dirinya tidak mempermasalahkan jika memang ada perempuan yang bersedia secara ikhlas dipoligami."Mendingan tidak ada, daripada ngasih dampak yang jelek. Menurut aku kalau ada dan tidak bagus mendingan dibubarkan, daripada jadi aliran sesat. Tapi kalau ada yang mengikhlaskan dipoligami nggak masalah," ungkap Five Vi saat dimintai komentar soal klub poligami yang belakangan jadi perdebatan."Tapi di sini nggak seperti di luar negeri, di luar lebih jelas aturannya," tambahnya menegaskan.Menurut Five V, para pria yang ingin menjalani poligami, jangan hanya mencari legalitas dari Al Quran. Namun perlu melihat dampak yang ditimbulkan, di samping harus mengukur kemampuan secara ekonomi maupun sisi keadilan dalam bertindak kepada sang istri."Jangan menghalalkan segala sesuatu yang ada di Al Quran. Dulu kalau mau poligami dipikirkan dulu, sudah bisa seperti Rasul belum? Kalau belum mendingan nggak usah," tegasnya saat ditemui di Plaza Semanggi, Jakarta, Kamis (29/10). Menurutnya poligami yang banyak terjadi di Indonesia sekarang ini, lebih didorong oleh nafsu seks, terbukti para pelaku poligami lebih memilih perempuan muda, dibanding para janda, sebagaimana dicontohkan oleh Rasul."Kalau poligami yang sekarang bukan pilih yang kurang beruntung malah cari perawan yang belum dikilik-kilik, berarti itu kan karena nafsu. Pokoknya kalau mau poligami harus belajar dulu," pungkas perempuan yang pernah menjadi istri keempat pengacara Henry Yosodiningrat itu sambil tersenyum.     

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/gum/dar)

Rekomendasi
Trending