Garin Nugroho Rayakan Ultah SET ke 17
Kapanlagi.com - Sutra kondang Garin Nugroho bersama dengan editor handal Arturo GP telah mendirikan lembaga swadaya masyarakat bidang civil education dan rumah produksi bidang audio visual dengan nama Sains, Estetika dan Teknologi (SET). Tak disadari, pada tanggal 22 Juli nanti, usia SET sudah mencapai 17 tahun.
Untuk itu, Garin berserta timnya berencana akan menggelar acara ultah perjalanan hidupnya. Namun pelaksanaannya akan digelar lebih dulu, yakni pada hari ini, Selasa (20/7) di Pusat Kebudayaan Jepang, Jl Sudirman Jakarta dan Rabu (21/7) besok di Goethe Institut, Jl Sam Ratulangie, Menteng, Jakarta Pusat.
Seperti kita ketahui, SET sudah banyak menghasilkan karya seperti Visi Anak Bangsa, TV Publik, dan multikultur. Tapi SET sendiri kurang begitu dikenal masyarakat. Untuk itulah, Garin bersama rekan-rekannya akan menggelar HUT SET secara terbuka.
Pada hari pertama (20/7) dari pukul 15.00 sampai dengan 21.00 WIB. Didahului pembukaan dan pengantar mengenai edukasi kelautan, dan pada pukul 16.00-17.00 WIB diputar film Perjalanan Cinta karya SET dengan mengundang 150 anak sekolah dan panti asuhan yatim piatu se-Jakarta.
Advertisement
Selanjutnya, diputar film dewasa Willow and Wind, karya sutradara Iran Mohammad Ali Talebi, mulai pukul 19.00 WIB.
Hari kedua (21/7) dibuka dengan diskusi panel dengan tema Kultur Demokrasi di Ruang Publik, pada pukul 14.00-18.00 WIB. Para pembicaranya diambil dari berbagai aspek seperti Nirwan Dewanto (seni), Eep Saefulloh Fatah (politik), dan Marco Kusumawijaya (arsitektur).
Dua film di hari pertama kembali diputar secara berturut-turut di hari kedua. Untuk Perjalanan Cinta, pihak panitia mengundang 300 anak sekolah dan panti asuhan yatim piatu dari Jakarta.
Selain itu, ada pembacaan puisi yang dilakukan oleh sejumlah artis yang telah mendukung film-film layar lebar dan layar kaca karya SET. Mereka adalah Nurul Arifin (Surat untuk Bidadari), Berliana Febrianty (Puisi Tak Terkuburkan), Adi Kurdi (Aku Ingin Menciummu Sekali Saja), Anjasmara (Seri Pustaka Tokoh Bangsa sebagai Bung Karno), dan David Chalik (Seri Pustaka Tokoh Bangsa sebagai Bung Hatta).
Di ujung acara, pengamat politik Herry Priyono akan menyampaikan orasi kebudayaan berdasarkan hasil diskusi panel Kultur Demokrasi di Ruang Publik. Sebelumnya, kumpulan film dokumenter Trilogi Politik produksi SET juga akan diputar.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(dst/erl)
Advertisement
