Kamidia Radisti: Kemiskinan di Indonesia Akibat Pendidikan

Kapanlagi.com - Tingginya angka kemiskinan di Indonesia membuat pemerintah berupaya melakukan berbagai penanggulangan hal ini juga dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) baru-baru ini dengan menggelar kegiatan "Kampanye Bangkit & Suarakan Melawan Kemiskinan" serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 17 Oktober kemarin.

Menanggapi tingginya angka kemiskinan di Indonesia, Kamidia Radisti (23) selaku "Miss Indonesia" menilai bahwa kemiskinan sangat sulit untuk dihapus. "Kemiskinan mungkin memang sangat sulit dihapus di Indonesia secara cepat," ungkap Kamidia Radisti pada, Jumat(19/10) disela-sela sebuah acara pemilihan model bertempat di sebuah mall, Sun Plaza –Jln. Zainul Arifin Medan.

Menurut gadis kelahiran 23 Februari 1984 yang akrab disapa Disti ini, untuk kemiskinan yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh pendidikan. "Saya rasa kemiskinan yang terjadi di Indonesia yang paling mendasar pendidikannya itu sendiri. Sekarang kita berkaca dululah sebenarnya kita harus cari paling akarnya dulu, apa sih masalah terdalamnya, misalnya kalau orang-orang di Indonesia juga pendidikan kualitasnya khususnya belum bagus," tutur mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran, Bandung ini.

Kamidia Radisti menegaskan dengan adanya pendidikan yang berkualitas akan memiliki sebuah manfaat menghapus kemiskinan. "Manfaat sebuah pendidikan tidak dirasakan sekarang, tapi ke depannya akan terasa untuk negara. Jadi kita harus benahi dulu pendidikan di Indonesia dengan adanya pendidikan yang berkualitas otomatis kemiskinan dapat teratasi," tegas putri pasangan Djohar Malingan dan Ermin Sulistyowatie.

Miss Indonesia 2007 wakil dari Propinsi Jawa Barat ini juga berupaya untuk mengatasi kemiskinan yang terjadi di Indonesia. "Kita juga berupaya mengatasi kemiskinan yang terjadi karena Miss Indonesia memiliki sebuah program, berupa homeschooling, di mana program ini dikhususkan kepada anak yang tidak mampu bersekolah, tetapi berkeinginan untuk bersekolah. Ini merupakan titik awal untuk mengatasi kemiskinan karena anak-anak tersebut dapat merasakan manfaatnya ke depan, mungkin sekitar 10- 20 tahun anak-anak yang mengikuti program ini dapat mengentaskan kemiskinan yang terjadi," pungkas mantan atlet renang yang pernah menyeberangi Selat Madura yang berjarak 3,8 km ditempuh dalam waktu 2 jam ini. (Romulo/kpl)

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(romulo/kpl)

Rekomendasi
Trending