Keterbatasan Bukan Halangan, Rapper Difabel Pertama Indonesia Dani Aditya Rilis Single Kedua
(c) Dani Aditya
Kapanlagi.com - Keterbatasan bukan halangan buat berhenti berkarya. Pepatah tersebut terimplentasi sempurna dalam sosok Dani Aditya. Dikenal sebagai pribadi humoris karena dibesarkan oleh panggung stand-up comedy, sosok komika 30 tahun tersebut juga nggak berhenti berkarya bahkan dengan format baru.
Dani Aditya secara resmi terjun ke dunia musik setelah beberapa waktu lalu merilis debut single hip-hop bertajuk RELAX. Nggak cukup satu, Dani pun melanjutkan kiprahnya sebagai rapper difabel pertama di Indonesia dengan melepas single kedua yang berjudul LARAKU.
Advertisement
1. Pembuktian di Tengah Keterbatasan
Sebagai penderita Cerebral Palsy, Dani Aditya memiliki trademark dengan kursi roda yang selalu setia menemaninya dalam kondisi apapun termasuk kala stand-up comedy. Gangguan kesehatan tersebut juga membuat kemampuan verbalnya cenderung berbeda dengan orang kebanyakan. Namun segala kekurangan tersebut justru membuat Dani lebih percaya diri dengan melepas single rap ini.
(Di luar nurul, Inara Rusli dilaporkan atas dugaan perselingkuhan dan Perzinaan!)
2. Berkolaborasi dengan Sang Istri Tercinta
Nggak sendiri, dalam single kedua ini Dani Aditya mengajak kolaborator yang merupakan istrinya sendiri yaitu Dian Desty Wijaya. Mereka berdua pun beranggapan bahwa proses produksi karya musik ini sebagai project yang sangat menarik.
“Awalnya asal mula berkecimpung di dunia musik adalah hanya ingin mengikuti challenge netizen, tapi ternyata kok saya berpikir kenapa tidak diseriusi saja? Akhirnya saya mencoba membuat Q&A di Instagram untuk mencari Produser Musik dan sampai akhirnya diperkenalkan pada Emes Movos yang membuat single pertama saya ‘Relax‘ dan kemudian saya membuat single kedua bersama istri berjudul ‘Laraku’ ini,” cerita Dani dan Dian.
3. Bercerita tentang Perjuangan yang Penuh Rintangan
Single LARAKU sendiri juga merupakan original soundrtrack film pendek berjudul KILA yang diproduseri serta disutradarai oleh Dani Aditya. Lagu ini bercerita tentang perjuangan seorang wanita dalam melawan penyakit yang diderita. Kondisi tersebut membuat sang wanita nggak bisa menerima cinta dari siapapun termasuk sahabatnya sendiri.
Bukan Dani Aditya namanya kalo nggak menyiratkan pesan moral dalam karyanya. Dia menyelipkan beberapa kata-kata motivasi pada part rap-nya untuk mengajak pendengar selalu kuat dalam menghadapi rintangan.
4. Jalani Proses Produksi di Tengah Pandemi
Hambatan lain yang muncul adalah nggak stabilnya kondisi akibat pandemi. Proses produksi MV LARAKU dilakukan dengan keterbatasan tersebut dengan mengombinasikan scene film pendek serta mengambil set di studio. Kombinasi tersebut berhasil disatukan secara epik oleh tim asal Kota Malang yaitu Movos.
Lewat keterbatasan yang dialami dirinya sendiri serta proses produksinya, Dani menungkapkan pesan mendalam bagi semua orang untuk terus melangkah apapun rintangannya. Simak karya musik penuh inspirasi dari Dani Aditya di bawah ini ya.
(Di tengah kondisi kesehatan yang jadi sorotan, Fahmi Bo resmi nikah lagi dengan mantan istrinya.)
(kpl/jef)
Jeffrey Winanda
Advertisement
-
Teen - Lifestyle Gadget Mau Foto Astetik? Kamera Mini Andalan Anak Skena yang Lagi Viral Ini Patut Dicoba
