Puteri Indonesia Punya Tanggung Jawab Sosial dan Politik

Puteri Indonesia Punya Tanggung Jawab Sosial dan Politik Puteri Indonesia Foto: Budi Hermawan

Kapanlagi.com - Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik yang sedianya akan datang untuk memberikan pembekalan kepada Puteri Indonesia pada hari Jumat (1/10) ternyata tidak bisa hadir dan digantikan dengan Prof. Firmanzah, PhD. Namun Pak Jero sendiri akan menghadiri acara Puteri Indonesia pada Sabtu 2 Oktober pada acara hari Anti Tembakau di Citywalk. Profesor Firmanzah yang mendapatkan gelarnya di umur 33 tahun ini memberikan banyak wejangan mengenai acara Puteri Indonesia di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jumat (1/10). "Ketika kalian menjadi puteri siap-siap saja kalau ucapan kalian nanti akan menjadi penting bagi media massa dan Kehidupan kalian akan berubah," ucap profesor muda dari Universitas Indonesia ini.Profesor sendiri memfokuskan pada sektor kerajinan dan pariwisata."Di sini saya fokuskan aspek pada sektor kerajinan nasional. Kita yang ada di sini adalah kelompok elit masyarakat Indonesia. Tentunya kita punya tanggung jawab sosial dan politik terhadap masyarakat yang kurang beruntung," ujar Profesor Firman.Acara karantina sendiri sudah berlangsung sejak dua hari yang lalu, mulai dari tanggal 29 September di Hotel Ritz Carlton.Total puteri yang hadir sampai saat ini masih tetap dengan jumlah 38 orang, dengan strata pendidikan S2 yang lulus ada 2 orang, S1 yang lulus 10 orang, SMA yang lulus 2 orang dan 24 orang sedang dalam pelaksanaan kuliah S1.Sampai saat ini semangat yang ditunjukkan oleh putri-putri asal daerah ini patut di acungkan jempol, pasalnya mereka tetap tersenyum walau harus sampai larut malam.   

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/wwn/bun)

Rekomendasi
Trending