HUT Ke-48, TVRI Siapkan Digitalisasi Siaran
Farah Quinn, salah satu artis yang digaet TVRI
Kapanlagi.com - Tepat tanggal 24 Agustus 2010, TVRI telah berusia 48 tahun. Dan selama itu pula stasiun TV yang sudah 5 kali berubah status mulai dari Yayasan (1962) kemudian menjadi salah satu direktorat di bawah Departemen Penerangan (1974), Perusahaan Jawatan (2000), Perseroan Terbatas (2002) dan akhirnya pada tahun 2006 sampai sekarang sebagai Lembaga Penyiaran Publik/LPP telah berkibar di bumi pertiwi Indonesia."TVRI bukan lagi sebagai corong pemerintah. Kami adalah milik publik dan misi kita sekarang adalah independent namun non komersil. Dan mengawal keutuhan Negara Republik Indonesia tetap tujuan kami," ujar Manajer Kelembagaan, Hukum dan Humas LPP TVRI, Drs.H. Agung Prawoto, MM di preskon HUT ke-48 di Gedung TVRI, Jakarta Pusat (20/08).Serangkaian program baik off air maupun on air pun dilakukan untuk menyambut ulang tahunnya kali ini. Hal ini dimaksudkan untuk lebih mendekatkan publik kepada TVRI yang selama ini mempunyai imej sebagai 'TV Orang Tua."Kami menggaet beberapa artis yang mewakili generasi muda untuk membawakan program di TVRI seperti Olga Lidya dan Farah Quinn, di samping Slamet Rahardjo yang masih setia menemani golongan tuanya. Yang pasti tayangan kami akan makin edukatif dan berkualitas," lanjutnya.TVRI sendiri boleh dibilang sedikit demi sedikit mencoba untuk mengurangi program re-run yang selama ini memang menjadi kebiasaan. "Ini adalah prestasi tersendiri. Sekarang program re-run hanya sisa 10 persen saja," ucapnya.Di samping mengaktualisasi diri dengan beberapa program yang ber-genre anak muda dan sosial seperti Festival Band, Lomba Karaoke Umum, Khitanan Masal, Fashion Show, Jalan Santai dan Sepeda Sehat, TVRI juga berencana men-digitalisasi pemancar-pemancarnya untuk menunjang penyiaran di daerah supaya dapat berlangsung simultan, tidak bergantian seperti sekarang ini."Kita akan kejar di sini. Memang tidak gampang untuk proses pergantian dari analog ke digital, semua tergantung pada SDM dan anggaran biaya juga," ujarnya yang menganggarkan biaya 10 miliar dalam setiap penggantian 1 pemancar TV digital di satu kota."Jepang aja sudah menggunakan teknologi 3 dimensi dalam siarannya, pastinya kita juga ingin terus memperbaiki diri," pungkasnya.Ā
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/ato/boo)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
-
Teen - Lifestyle Gadget Smartwatch Kece Buat Gen Z yang Stylish, Fungsional, dan Nggak Bikin Kantong Kaget
