10 Rekomendasi Film Korea Klasik, Jadi Pondasi Drama Hits Masa Kini
(Image by Mydramalist.com).
Kapanlagi.com - Sebelum Korea Selatan dikenal luas melalui film-film modern seperti Parasite atau Train to Busan, dunia perfilman Negeri Ginseng sudah lebih dulu memiliki jajaran film klasik berkualitas tinggi. Film-film ini bukan hanya berhasil secara artistik, tetapi juga membentuk fondasi perfilman Korea seperti yang kita kenal sekarang.
Sebagian besar film Korea klasik ini menawarkan berbagai genre, mulai dari drama, horor, aksi, hingga kisah cinta yang menyentuh hati. Meski dirilis puluhan tahun lalu, daya tarik cerita dan kekuatan emosionalnya masih mampu menyentuh penonton masa kini.
Berikut daftar rekomendasi film Korea klasik yang layak kamu tonton ulang maupun kenali untuk pertama kalinya. Dilansir oleh KapanLagi.com dari berbagai sumber, Jumat (16/5/2025).
Advertisement
1. Take Care of My Cat: Potret Perempuan Muda Korea di Awal Milenium
Dirilis pada tahun 2001, Take Care of My Cat menghadirkan kisah lima sahabat perempuan yang beranjak dewasa di tengah kota pelabuhan Incheon. Mereka menghadapi tantangan hidup, pencarian jati diri, dan tekanan sosial dari pekerjaan maupun keluarga.
Film ini sangat menggambarkan dinamika persahabatan dan realitas kehidupan pasca-remaja dengan sangat menyentuh. Sebuah film coming-of-age yang relevan bahkan untuk penonton masa kini.
(Di luar nurul, Inara Rusli dilaporkan atas dugaan perselingkuhan dan Perzinaan!)
2. A Tale of Two Sisters: Horor Psikologis Berbalut Dongeng Klasik
Film A Tale of Two Sisters dari Kim Jee Woon adalah salah satu horor Korea paling legendaris. Terinspirasi dari cerita rakyat, film ini menyajikan misteri kelam dalam sebuah rumah dengan arsitektur gotik dan atmosfer menakutkan.
Ketegangan film ini dibangun dengan apik lewat narasi psikologis dan visual yang dramatis. Bagi pencinta film horor klasik, karya ini adalah tontonan wajib.
3. Peppermint Candy: Potret Pribadi dalam Pusaran Sejarah Korea
Dengan alur mundur yang unik, Peppermint Candy menyuguhkan kisah tragis seorang pria yang mencerminkan luka sosial-politik Korea dari era 1980-an hingga 1990-an. Film ini menggambarkan bagaimana pengalaman pribadi bisa begitu erat kaitannya dengan perubahan politik dan sosial suatu negara.
Kisahnya menyentuh dan penuh refleksi, membuat film ini sangat kuat secara naratif dan emosional. Ini adalah sebuah karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pandangan mendalam tentang sejarah Korea.
4. Joint Security Area: Ketegangan di Tengah Zona Demiliterisasi
Sutradara Park Chan Wook menyajikan sebuah drama misteri yang berlokasi di zona demiliterisasi Korea. Joint Security Area memadukan ketegangan politik antara Korea Utara dan Selatan dengan cerita persahabatan yang rumit di balik konflik militer.
Nuansa dramatis dalam film ini tidak hanya membahas konflik negara, tapi juga sisi kemanusiaan yang jarang terlihat dalam film bertema militer. Ini adalah film yang mengajak penonton untuk merenungkan tentang perdamaian dan kemanusiaan.
5. The Chaser: Ketegangan Maksimal dari Pemburuan Pembunuh Berantai
Jika kamu mencari film thriller klasik Korea dengan tensi tinggi, The Chaser adalah pilihan ideal. Film ini menampilkan tokoh utama mantan polisi yang berubah profesi menjadi mucikari, lalu menyelidiki hilangnya para gadis yang bekerja untuknya.
Ceritanya intens dan penuh kejutan, menjadikan film ini salah satu karya penting dalam genre crime thriller Korea. Dengan alur cerita yang menegangkan, penonton akan terus dibuat penasaran hingga akhir.
6. Shiri: Blockbuster Pertama yang Menyaingi Hollywood
Dirilis pada 1999, Shiri adalah film aksi spionase yang dianggap sebagai tonggak perfilman Korea modern. Aksi cepat, konflik antar-Korea, dan drama emosional menyatu dalam satu paket hiburan yang memikat.
Keberhasilan Shiri di box office menjadikannya sebagai film Korea pertama yang mengalahkan film Hollywood di pasar domestik. Ini adalah film yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan industri film Korea.
7. Mother: Drama Kriminal dengan Sentuhan Emosional Kuat
Karya Bong Joon Ho ini mengisahkan perjuangan seorang ibu untuk membuktikan anaknya tidak bersalah dalam kasus pembunuhan. Film ini tidak hanya memadukan elemen misteri dan drama, tapi juga menghadirkan kritik sosial dengan gaya khas Bong.
Performa akting Kim Hye Ja begitu kuat, membuat film ini tetap relevan dan menyentuh bahkan setelah lebih dari satu dekade berlalu. Ini adalah film yang mengajak penonton untuk merenungkan tentang cinta dan pengorbanan seorang ibu.
8. A Bittersweet Life: Dilema Moral Seorang Pembunuh Bayaran
Dengan visual yang stylish dan alur cerita penuh konflik batin, A Bittersweet Life menjadi film klasik Korea dalam genre neo-noir. Film ini menampilkan perjuangan seorang pembunuh bayaran yang menolak perintah kejam atasannya.
Aksi balas dendam dan pilihan moral menjadi inti cerita yang membuat film ini lebih dari sekadar tontonan aksi. Ini adalah film yang menggugah pemikiran tentang moralitas dan konsekuensi dari tindakan kita.
9. Christmas in August: Romansa Diam-diam yang Menyentuh
Berbeda dari film romantis konvensional, Christmas in August menampilkan kisah cinta yang tenang namun sarat makna. Seorang pria yang hidupnya tinggal sebentar lagi bertemu dengan wanita sederhana yang perlahan membuat hidupnya berarti.
Film ini menggambarkan cinta dalam bentuk yang paling lembut dan realistis, membuatnya jadi tontonan klasik bagi penikmat drama romantis. Ini adalah film yang akan membuatmu merenungkan tentang arti cinta sejati.
10. My Sassy Girl: Kisah Cinta Unik yang Melegenda
Diadaptasi dari kisah viral di internet, My Sassy Girl menjadi fenomena di awal 2000-an. Ceritanya tentang hubungan tidak biasa antara pemuda pemalu dan gadis dengan sifat yang eksentrik.
Film ini menjadi ikon genre komedi romantis Korea dan menginspirasi remake di banyak negara. Kombinasi humor, haru, dan karakter yang unik membuatnya tetap dicintai hingga sekarang.
(kpl/cyk)
Chloe Yacinta Kemur
Advertisement
-
Teen - Lifestyle Gadget Mau Foto Astetik? Kamera Mini Andalan Anak Skena yang Lagi Viral Ini Patut Dicoba
