'DI BAWAH LINDUNGAN KA'BAH' Yakin Sukses
Manoj Punjabi @ Foto: KapanLagi.com®
Kapanlagi.com - Produser film layar lebar DI BAWAH LINDUNGAN KA'BAH, Manoj Punjabi, menceritakan sedikit tentang penggarapan film bertemakan religi ini. Tentang biaya yang dikeluarkan sampai pada target penonton, semua diungkapkannya di sini."Ini mungkin jadi film termahal dalam sejarah Indonesia. Karena biayanya lebih dari 2,5 juta USD atau sekitar Rp 25 miliar," ungkap salah satu pentolan keluarga Punjabi, yang notabene berkecimpung di dunia film ini."Karena ide cerita ini kompleks, ada cinta, agama, konflik sosial, semua ada, saya optimis target 7,5 juta penonton," ujarnya saat dijumpai di MD Entertainment, Tanah Abang, Jakarta Pusat, beberapa waktu yang lalu.Jumlah peminat bioskop yang merosot, tidak menyurutkan keyakinan Manoj akan suksesnya film ini. "Semangat baru lah, jika film ini sukses maka dampaknya akan bagus untuk perfilman Indonesia. Karena itu kami butuh dukungan teman-teman media," katanya."Kita buat 142 copy, kita main di manapun serentak mulai 18 Agustus 2010. Awalnya tanggal 25 Agustus, tapi kami maju seminggu. Promo paling efektif itu promo word of mouth, promosi terkuat itu. Jadi setelah penonton puas bisa ngajak penonton lain," paparnya.Menggunakan subtitle bahasa Inggris, film ini ditargetkan akan mendulang sukses pula di luar negeri. "Semua ada subtitle, kita bikin tren baru untuk baca subtitle bahasa Inggris," ujar Manoj Punjabi."Rilis di Singapura tanggal 31 Agustus nanti. Mereka minta 7 kopi. Di Malaysia mungkin 15 September," imbuhnya kemudian.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/uji/dew)
Advertisement
