Indra dan Aang The Rain Jadi Komikus

Indra dan Aang The Rain Jadi Komikus The Rain

Kapanlagi.com - Lama tidak terdengar di belantika musik Indonesia, grup band asal Yogyakarta, The Rain kemarin muncul di Grand Indonesia Shopping Town Level One, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (20/7). Namun kali ini bukan untuk sebuah launching album melainkan launching sebuah komik karya dua personilnya, Indra Prasta (vokal), dan Aang Anggoro (drumer).

Siapa sangka vokalis dan drumer The Rain mempunyai bakat yang terpendam dalam menulis script dan menggambar komik. Penggarapan komik ini di lakukan saat The Rain lagi sepi jadwal manggung dan membutuhkan hampir setengah tahun untuk penyelesaiannya.

“Isinya lika-liku anak band yang tidak selalu seglamour di televisi, kita banyak nyeritain pahit-pahitnya.„
The Rain

"Ada masa dimana seminggu saya nulis terus, nggak berhenti. Tapi pas masih ada fragmen yang kosong, eh malah nggak bisa nulis lagi, karena nggak tahu mau nulis apa," cerita Indra yang sempat ikut forum komik.

"Waktu untuk menggambarnya 2 bulan, karena saya kena deadline dari dua pihak," imbuh Aang.

Berawal dari akhir tahun yang lalu, Indra ingin membuat sebuah karya di luar musik, lantas dia membuat sebuah script cerita tentang sindiran anak band yang lucu-lucu yang berisi lika-liku anak band yang tidak selalu glamour di televisi dan terpikir untuk memvisualisasikan lantas dia mengajak Aang yang punya hobi menggambar.

"Memang cerita di komik ini banyak menceritakan kehidupan anak band yang terlihat ironis, realitanya seperti itu cuma kita buat dengan gaya banyolan. Isinya lika-liku anak band yang tidak selalu glamour di televisi, kita banyak nyeritain pahit-pahitnya," ungkap Indra.

Indra juga meminta maaf kepada teman-teman musisi apabila komik yang dibuatnya menyinggung. "Nggak ada maksud untuk menghujat di dalam komik ini. Kita mohon maaf buat teman-teman musisi kalau ada yang ke sentil ya namanya juga komik," papar vokalis yang terinspirasi BENNY & MICE.  

(kpl/hen/faj)

Editor:

Fajar Adhityo

Rekomendasi
Trending