Mira Lesmana: 'BUMI MANUSIA' Kontekstual Pada Kondisi Indonesia

Mira Lesmana: 'BUMI MANUSIA' Kontekstual Pada Kondisi Indonesia Mira Lesmana

Kapanlagi.com - Sempat dilarang beredar dan penulisnya dipenjarakan karena terlibat Gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI), buku BUMI MANUSIA karya almarhum Pramoedya Ananta Toer menarik hati sutradara film Mira Lesmana untuk mengangkat ke film layar lebar. Ada beberapa alasan yang membuat istri Mathias Muchus itu tertarik mengadaptasi buku kontroversial tersebut."Kenapa saya tertarik BUMI MANUSIA. Pertama, ini karya almarhum yang kata dia kalau pun difilmkan harus orang Indonesia. Padahal dia sudah dilirik banyak sutradara dan penulis Hollywood terkenal," ungkapnya saat dihubungi, KapanLagi.com, Minggu (05/04/2010).Baginya Mira, ingin juga memperkenalkan karya ini pada masyarakat, yang terlebih menganggap buku ini sebagai bacaan berat dan tidak populer. Karena BUMI MANUSIA pada kenyataannya cukup populer di berbagai kalangan, sesuai kapasitas pembacanya. "Sehingga pembaca novel pop pun bisa memahami tanpa merasa terbebani dan dipikirkan," tambahnya menegaskan.Diungkapkan lagi, bahwa film BUMI MANUSIA ini sangat kontekstual dengan kondisi bangsa Indonesia sekarang ini. Sehingga tidak salah jika karya salah satu maestro sastra Indonesia itu dinikmati bangsa ini dalam bentuk audio visual atau film."Sebab ini sebuah pencarian cinta atau di film coming of age tentang KeIndonesiaan seorang tokoh yang jadi Indonesia dan sekarang sangat kontekstual dengan kondisi era globalisasi ini. Sekarang Indonesia seperti itu dan ini tantangan buat saya," lanjutnya.Mira Lesmana bersama Riri Riza berencana mengadaptasi buku pertama tentralogi karya Pramoedya Ananta Toe. Kini pihaknya tengah melakukan penyiapan, dan syuting akan dilakukan tahun depan.   

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/dis/dar)

Rekomendasi
Trending