[REVIEW] 'SAN ANDREAS'

Narsisme Dwayne Johnson Sang Penyelamat Amerika
Narsisme Dwayne Johnson Sang Penyelamat Amerika San Andreas/©Warner Bros. Pictures

KapanLagi.com - Oleh : Tita Chamberlin

Dwayne Johnson is back! Wrestler kekar ini membintangi film bertema disaster, SAN ANDREAS. Dirinya berperan sebagai Raymond Gaines atau akrab disapa Ray J. Ia adalah seorang pilot dari regu penyelamat yang tergabung dalam Los Angeles Fire Department Air Rescue.Film ini dibuka dengan adegan cukup ekstrem ketika seorang wanita yang sedang menyetir mobil sendirian tersapu reruntuhan tebing yang longsor karena gempa. Ray dan dua rekannya pun datang menyelamatkan wanita ini yang tersangkut di sisi jurang. Adrenalin kita dipacu kembali ketika prediksi seorang ilmuwan, Lawrence Hayes (Paul Giamatti) dan Dr. Kim Park (Will Yun Lee) soal patahan San Andreas benar adanya. Patahan ini bergeser dan menyebabkan gempa besar ketika mereka sedang melakukan penelitian di Hoover Dam, Nevada. Gempa besar inipun merenggut nyawa Dr. Kim yang memilih untuk mengorbankan hidupnya demi seorang gadis cilik.Di sela-sela peristiwa maha dahsyat ini, Ray harus berjibaku dengan waktu kala sang putri, Blake (Alexandra Daddario), meneleponnya dan mengabarkan bahwa dirinya terjepit di dalam mobil. Mobil tersebut berada di basement yang runtuh karena gempa sudah mencapai San Fransisco. Sang calon ayah tirinya meninggalkannya sendirian di tengah-tengah kondisi mengerikan ini.Ray dan mantan istri, Emma (Carla Gugino), langsung menuju San Fransisco naik helikopter milik LAFD. Mereka berdua mengesampingkan ego masing-masing demi putri mereka. Maklum, keduanya baru saja resmi bercerai dan Emma sudah memiliki kekasih, yang ternyata tak bisa diandalkan.Perjalanan Ray dan Emma menuju SF tidaklah mudah. Helikopter yang mereka naiki mengalami kerusakan dan mereka masih selamat meskipun harus mendarat secara keras dan menghancurkan pintu masuk department store. Mereka berganti menempuh jalan darat dan ternyata hal tersebut tak memungkinkan karena gempa bumi 9 SR telah memutus jalan utama.
Dwayne Johnson sang penyelamat Amerika/© Warner Bros.Dwayne Johnson sang penyelamat Amerika/© Warner Bros.
Atas bantuan sepasang kakek dan nenek, mereka menemukan pesawat kecil dan melanjutkan perjalanan menuju SF. Tak ada landasan untuk mendarat, Emma kali ini harus menantang dirinya untuk terjun dengan parasut dari atas ketinggian. Sekali lagi, mereka selamat dan siap melanjutkan perjalanan mencari putri mereka.Di sisi lain, Blake bertemu dengan dua kakak beradik dari Inggris, Ben dan Ollie yang kompak menyelamatkan hidupnya dari basement. Mereka pun menuruti apa kata Ray untuk mencari tempat yang lebih tinggi karena tsunami akan segera datang. Benar saja, mereka bertiga terhempas berkali-kali karena amukan gelombang air laut. Lewat perjalanan panjang dan menguras emosi, Ray, Emma dan Blake akhirnya bisa bersatu kembali meski sempat didera kekhawatiran karena Blake tak sadarkan diri usai tenggelam cukup lama. Blake menemukan cinta dalam diri Ben, dan Ray pun bisa kembali memeluk keluarganya.Sebagai salah satu disaster movie, SAN ANDREAS punya rating yang cukup bagus. Film ini menerima skor A- dari Cinema Score dan mendapat nilai 43 dari skala 100 dari Metacritic. Pendapatannya pun lumayan yaitu USD 469 juta (setara Rp 6,5 T) dari budget pembuatannya yang menelan USD 110 juta (Rp 1,5 T).Didukung dengan CGI yang memuaskan, film ini memberikan gambaran nyata tentang betapa mengerikannya dampak yang diberikan oleh patahan San Andreas alias The Jabroni. Seperti disaster movie pada umumnya, film ini juga menampilkan banyak kisah yang mampu menguras emosi.Dari masalah perceraian yang menimpa Ray dan Emma, cinta kasih ayah kepada anak, dan juga kepedulian satu sama lain saat sebuah musibah terjadi. Ray dan Emma ternyata juga masa lalu yang pedih ketika salah satu putri mereka tewas tenggelam ketika rafting. Banyak sekali sisi emosional yang berusaha dibangkitkan dalam film ini.Film ini juga menampilkan sisi narsisme Dwayne Johnson sebagai seorang LAFD. Contohnya, saat ia berusaha menyelamatkan wanita yang nyangkut di sisi tebing. Dalam sebuah situasi yang sulit, seolah-olah hanya dirinya yang mampu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Begitu juga ketika gempa menyerang SF. Ia berusaha menyelamatkan semua orang selagi bisa. Dude, you can save everybody's lives, right? Overall, ini film yang bisa kalian nikmati di akhir minggu bersama keluarga, lho. Happy watching!

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/tch)

Rekomendasi
Trending