Machica Mochtar Ditanggapi Keluarga Moerdiono
Kapanlagi.com - Buntut surat permohonan Machica Mochtar tertanggal 24 April 2008, di kepaniteraan di PA Tigaraksa dengan no reg no 46/pdt.t/2008/pa.tgrs, akhirnya ditanggapi oleh keluarga Moerdiono dengan menggelar preskon di Tee Box, Kebayoran Baru, Jaksel, Sabtu (19/7), setelah mendapat surat penetapan no 46/pdt.t/2008/pa.tgrs.Duduk perkara tersebut merujuk pada permintaan nikah siri Machica dengan Moerdiono di PA Tigaraksa, Tangerang. Isinya bahwa pemohon (Machica) telah melangsungkan pernikahan dengan Drs Moerdiono pada 20 Desember 1993 di Jakarta.Yang menjadi wali atau penghulu ayah kandung Machica, Hj. Mochtar Ibrahim, saki KH. Yusuf Isman dan Risaman, dan dihadiri keluarga dan kerabat Machica. Sementara mas kawin sebesar 2.000 real, ditambah satu set perhiasan emas dan berlian dalam bentuk cincin, giwang, gelang, dan kalung.Namun PA Tigaraksa yang dipimpin oleh Ketua Hakim Majelis, Drs. haryadi Hasan MH, menolak permohonan pemohon, membebankan pada pemohon seluruh biaya yg timbul dalam perkara ini sebesar Rp. 131.000, putusan ini ditetapkan pada Kamis 18 Juni 2008.Merasa masih ada yang ganjil, adik Moerdiono yakni Budi Santosa dan keponakannya, Widji Waseso, menggelar jumpa pers. "Semoga dengan preskon ini dapat memperjelas dan meluruskan beberapa hal yang kurang tepat, selama ini kami merasa terganggu, khususnya dengan pemberitaan media cetak dan elektronik, jadi yang terjadi saat ini jauh menyimpang dari putusan PA Tigaraksa," kata Budi.Widji yang hadir untuk mendukung sang paman pun menjelaskan, "Jadi si Machica ini memelintirkan surat penetapan. Yang dia pelintirkan itu masih dalam tahap permohonan si pemohon. Jadi di sini dituliskan berdasarkan duduk perkaranya." "Si Machica memohon pada pengadilan agama. Satu, untuk mengabulkan permohonan si pemohon, yang kedua menetapkan pernikahan pemohon dengan saudara Drs Moerdiono secara sah oleh hukum. Dan itu yang dipelintir oleh Machica, dia telah memberikan kebohongan publik." Ditambahkan Budi, selama ini pihaknya berdiam diri dan tak memberikan keterangan pada media karena merasa hal ini terlalu sepele untuk ditanggapi. Bahkan preskon yang dilakukan ini pun tanpa sepengetahuan Moerdiono sendiri."Secara psikologi kakak saya sehat wal afiat, secara fisik dia juga sehat, kadang berkendara, berenang, dan sekarang dia suka dengerin musik Ebiet (G Ade). Preskon ini tanpa sepengetahuan dia, ini atas inisiatif saya dan ponakan, saya harap dia nggak kecewa, terus menerima apa yg saya lakukan ini. Karena ini merupakan tanggung jawab saya secara moril terhadap keluarga," terang Budi. Ketika ditanyakan mengapa Moerdiono tidak menangani sendiri, dengan santai Budi menjawab, "Bagi dia ini terlalu kecil untuk ditanggapi olehnya secara langsung." "Pokoknya dengan preskon ini, adalah pertama dan terakhir kali kami menanggapi berita yang simpang siur tersebut. Kalau perang tanding lewat media ini adalah yang terakhir. Tapi kalau pihak Machica banding secara hukum, mungkin kami atau Bapak akan menghadapinya," tambah Budi menegaskan.Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
Berita Foto
(kpl/ant/boo)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
