Peggy Melati Berpegang Pada Spirit Maha Kuasa

Peggy Melati Berpegang Pada Spirit Maha Kuasa Peggy Melati Sukma

Kapanlagi.com - Perceraian dengan Wisnu Tjandra pada 14 November 2011 lalu, memang ketetapan yang harus diterima artis Peggy Melati Sukma. Tidak dibantah, muncul beban yang harus dihadapi di saat harus menghadapi kenyataan pahit, perpecahan rumah tangganya.


"Setiap manusia kalau sedang menghadapi masalah pasti kan ada beban, ya kalau masalah itu bisa dihadapi, dilewati dan dilewatkan perlahan-lahan beban itu terangkat. Sekarang dalam proses, tapi mungkin dari saya dan mantan pasangan saya, kita sama-sama dalam proses untuk kembali ke jati diri masing-masing, kehidupan masing-masing ya melanjutkan hidup, dan menjalankan hidup yang lebih baik dari sebelumnya," ungkap Peggy Melati Sukma.

Saya orang yang sangat percaya pada kekuatan yang tidak terlihat yaitu Maha Kuasa. Spirit hidup saya adalah menyerahkan kepada yang Maha Kuasa. Saya berusaha yang terbaik yang saya mampu. Lebih mengintrospeksi diri serta melanjutkan hidup lebih baik.
Peggy Melati Sukma


Peggy tetap memegang spirit bahwa ada kekuatan di luar dirinya sebagai manusia yang jauh lebih perkasa, yang bisa menentukan segalanya. Kondisi sekarang memang harus diterima dengan segala keadaannya, di sisi lain memang tetap dituntut untuk bekerja keras dan berusaha.


"Sebelum menikah saya bilang, kalau saya orang yang sangat percaya pada kekuatan yang tidak terlihat yaitu Maha Kuasa. Jadi saya yang dulu, saya yang kemarin, saya hari ini dan saya ke depan, spirit hidup saya adalah menyerahkan kepada yang Maha Kuasa. Saya berusaha yang terbaik dan yang saya mampu, mengintrospeksi diri dan melanjutkan hidup dengan me-maintenance dengan keimanan, kedekatan kembali kepada keluarga, teman, sahabat. Ya seperti itulah," ungkapnya.


"Jadi kembali kepada kehidupan yang sebelumnya tapi bukan berarti menutup diri kehidupan yang baru misalkan nanti ada jodoh lagi yah dari Allah," sambungnya.


Menurut Peggy, tidak ada rasa trauma akibat perpisahan itu. Hanya orang-orang yang tidak percaya kekuasaan Yang Maha Esa saja yang bisa berputus asa, dan dirinya bukan bagian dari mereka itu. Sejak kecil dirinya telah terbentuk sebagai pribadi yang percaya pada kekuasaan Yang Maha Esa.


"Saya nggak pernah trauma. Saya nggak pernah berubah. Saya orangnya selalu berjalan bersama waktu. Sayang kepada Allah. Banyak orang menanyakan 'Baik-baik saja?' Ya memang saya baik-baik saja, dari dasarnya Peggy itu sudah terbentuk dari individu yang percaya dengan kekuatan yang tak terlihat yaitu Maha Kuasa," ungkapnya.


Peggy pun tidak ingin menjalankan ibadah haji, umrah atau sejenisnya hanya karena dorongan masalah yang dihadapinya atau karena formalitas belaka. Banyak orang yang menjalankan ibadah di saat persoalan melilit, padahal saat sebelum ada masalah tidak mau menjalankan. Kalau pun harus menjalankan ibadah, lebih karena sebagai dorongan perintah Tuhan.


"Saya juga nggak mau beribadah karena menuntut segala sesuatu kepada Allah. Saya bisa berumroh dan berhaji di dalam diri saya. Alangkah baiknya saya bisa berangkat lagi ya insya Allah mudah-mudahan, tapi saya nggak ingin nggak mau keberangkatan umroh hanya sebuah tuntutan saya kepada Maha Kuasa dan meminta sesuatu saya nggak mau. Saya ingin menjalaninya dengan natural dan alami,"pungkasnya.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/hen/dar)

Rekomendasi
Trending