Rumah Kena Tsunami, Putri Kak Seto Trauma

Kapanlagi.com - Peristiwa jebolnya Tanggul Situ Gintung pada Jumat (27/3) dini hari menyebabkan daerah pemukiman padat di sebelah utara Danau Gintung menjadi terendam, tak terkecuali yang juga kena korban adalah keluarga Seto Mulyadi yang berada di perumahan Cirendeu Permai. Dituturkan putrinya, Eka Putri Duta Sari, kejadian tersebut sangat mengerikan, bagaikan tsunami di Aceh beberapa tahun lalu."Setengah lima pagi kita semua lagi tidur, dan kebetulan ayah lagi di Padang. Aku nggak tahu apa yang terjadi, listrik sudah padam. Pas aku tidur ada anjing yang menggonggong, gak kayak biasanya, gonggongannya kenceng banget. Terus tetangga juga ada yang teriak-teriak kenceng banget, 'Tsunami..tsunami'. Aku buka kaca, terus ada lagi yang teriak-teriak," kata gadis yang akrab dipanggil Ninuk ini.Untung saja, setiap malamnya, Ninuk dan ketiga saudara lainnya - Bimo Dwi Putra Utama, Shelomita Kartika Putri Maharani, dan Nindya Putri Catur Permatasari, memang tidur di lantai dua. Namun, ada satu pembantu mereka yang memang tinggal di bawah. Sadar adanya bencana, Ninuk dan lainnya bergegas menyelamatkan sang pembantu hingga bergabung bersama mereka di atas. "Terus pintu juga ada yang gedor-gedor. Nggak tahunya air. Arusnya kencang banget," tuturnya.Hingga saat ini korban masih terus berjatuhan. Tercatat sudah 40 orang tewas dan ratusan orang menghilang terbawa arus. Banyak juga mobil yang terbawa arus hingga ke bawah kolong jembatan. Musibah itu tentunya membuat gadis remaja ini begitu trauma. Ia tak peduli lagi dengan harta benda di lantai satu yang tidak bisa diselamatkan, juga empat mobil yang mengalami kerusakan karena terbawa arus hingga menabrak pagar."Ya lantai bawah tertutup air itu cuma 3 menit," ujarnya. "Dokumen-dokumen penting hilang, ada arsip SI KOMO juga yang hilang," keluhnya.Atas musibah ini, keluarga Kak Seto sepakat untuk pindah. Mereka khawatir kejadian ini bakal terulang lagi. "Karena saya ngerasain tsunami di Aceh ternyata seperti ini ya. Saya pun kalau air sudah surut, kalau tinggal di rumah kayaknya nggak bisa," tukas Ninuk. 

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/buj/boo)

Rekomendasi
Trending