Rieke Dyah Pitaloka: Bencana Alam Berkaitan Dengan Korupsi

Kapanlagi.com - Sepertinya bencana tak ada jedanya di negeri ini dan datangnya seolah saling susul menyusul, dari bencana alam sampai bencana transportasi. Belum lama benak kita masih terisi kisah tragis terbakarnya kapal Levina, kini giliran pesawat milik maskapai penerbangan garuda terbakar setelah nungging keluar landasan pacu bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, Rabu (7/3).

Sekitar 20 penumpang meninggal terbakar secara tragis. Ini menjadi ironi sebuah maskapai terbesar dan milik pemerintah ternyata tak bisa memberikan jaminan akan keselamatan. Bencana memang dimana saja, kapan saja dan terjadi pada siapa saja. Tetapi pasti ada pemicunya, seperti dikatakan oleh Rieke Dyah Pitaloka.

"Saya jadi bingung untuk memilih alat transportasi yang aman. Selama ini ketika sebuah kecelakaan terjadi kita tidak penyebabnya apa. Kalau setiap asumsi dengan kata mungkin yang dikedepankan sama sekali tidak bisa menjelaskan penyebab sesungguhnya," kata Rieke, saat dijumpai di Sultan Hotel Jakarta, Rabu (7/3).

Lebih lanjut, Rieke beranggapan bahwa semua kejadian ini pasti ada pemicunya. Memang bencana alam tidak terjadi di Indonesia saja, di luar negeri pun juga terjadi bencana karena faktor pemanasan global. Tetapi kenapa bencana kerap terjadi disini?

"Kuncinya tak lain karena korupsi yang ada dimana-mana," tegasnya.

Mengganti seorang menteri bagi Rieke sama sekali tidak punya pengaruh besar kalau manajemennya tidak dibenahi secara serius.

"Hanya saja kalau di luar negeri menterinya lazim mengundurkan diri. Celakanya mengundurkan diri di Indonesia bukan hal yang lazim. Kalau menteri baru mundur saat disuruh Presiden sama juga bohong. Paling tidak dia mengajukan surat pengunduran diri. Mengundurkan diri kok disuruh," sungut si Oneng ini.

Disisi lain, Rieke sama sekali tidak sependapat dengan pernyataan terjadinya bencana di negeri ini karena pemimpinnya tidak diterima bumi. Baginya, ini metode yang tidak cerdas dan tidak mendidik masyarakat dalam menelaah bencana yang terjadi.

"Kita harus berpikir yang rasional. Kita dikasih akal budi untuk berpikir, untuk mencari akar permasalahan sesungguhnya. Bukan dengan cara yang tidak mendidik semacam itu," pungkasnya.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kl/wwn)

Rekomendasi
Trending