Roy Marten: Pemakai Narkoba Harus Direhab!
Roy Marten di Hotel Sultan
Foto: Anto
Kapanlagi.com - Mungkin sebagian orang akan berpikir kalau Undang-Undang yang mengatur pemakai narkoba itu harus direhabilitasi tanpa dipenjara malah tidak akan menjadikan kapok dan semakin banyak pengguna narkoba. Namun hal itu dibantah aktor Roy Marten.
Sebagai bekas pemakai, Roy menekankan kalau rehabilitasi adalah hal yang ditakuti oleh pemakai yang ingin sembuh. Hal itu dikarenakan perjuangan yang akan mereka hadapi selama program pembersihan diri dari narkotika dan obat-obat terlarang tersebut.
Roy Marten
"Rehab itu tidak ringan untuk seorang pemakai. Kalau emang mau berhenti ya harus direhab, dan itu butuh perjuangan banget. Tapi kalau nggak mau berhenti ya dipenjara aja. Pertanyaannya adalah mau berhenti atau tidak," ujar Roy Marten di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3) malam.
Direhab memang lebih keren, tapi membutuhkan perjuangannya tidak mudah, lanjut Roy. Mereka harus disiplin dan berkorban. Aktor yang sudah dua kali tersandung kasus narkoba ini juga menyebutkan kalau butuh keberanian hakim juga untuk memutuskan rehabilitasi bagi pengguna narkoba.
"Kalau pengedar atau bandar silahkan mau dihukum berapa lama. Tapi kalau pemakai, harus direhab. Karena sekitar 30 ribu narapidana, 40 persennya kena narkoba. Yang saya tekankan, penanganan dipenjarakan akan jadi bom waktu. Pemakai itu adalah orang sakit yang butuh pertolongan dokter, bukan ditangkap dan dipenjara," pungkasnya.Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/ato/boo)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
