Suhaebi Merasa Dizalimi

Kapanlagi.com - Setelah melaporkan balik Cici Paramida lantaran dianggap membahayakan nyawa dengan melakukan penghadangan, kini Suhaebi juga menyebut proses peradilan tidak berjalan adil. Dan menolak BAP serta meminta perlindungan. Menurut pengacaranya, Ebi sendiri malah merasa dirinya dizalimi dengan adanya kasus ini."Kami kemari karena proses hukum. Kami menilai ada kecenderungan sama salah satu pihak. Hari ini kedatangan kami untuk melaporkan serangkaian tindak pidana. Satu tindak pidana penghadangan, penculikan yang menyebabkan nyawa terancam, yang kedua klien kami sebenernya meminta perlindungan setelah sampai sini justru dijadikan tersangka. Kami merasa pelaporan kali ini tidak mendapatkan kearifan dan tidak objektif. Proses pembuatan berita acara tidak sesuai dengan KUHP, dimana harus ada saksi dan tersangka, yang akan kami lakukan, kami melakukan pra peradilan dengan menolak BAP," terang pengacara Ebi, Zoelhenri Hasan,SH yang ditemui di Polres Bogor, Kamis (19/6)."Kami akan melakukan perlindungan buat Kapolri dan presiden karena ada peristiwa yang tidak ditindak lanjuti justru hal lain yang ditindak lanjuti," tambah pengacara ini.Menurut pengacaranya, Ebi yang saat ini berada dalam tahanan polisi merasa dirinya diperlakukan tidak adil dengan tuduhan melakukan KDRT. "Dia (Ebi) nggak komentar apa-apa dia pasrah kepada Tuhan. Yang kedua dia merasa dizalimi. Kami keberatan pada KDRT, hari ini dipanggil Kasat karena klien kita wajib lapor, yang kedua kami melapor adanya penghadangan tersebut," ujar Zoelhenri.     

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/buj/erl)

Rekomendasi
Trending