Kenali Gejala Komputer Kena Hack Virus Ransomware, Salah Satunya Pernah Bobol Pusat Data Nasional
Ilustrasi Virus Ransomware (Pixabay/Mohamed_hassan)
Kapanlagi.com - Ransomware kini menjadi ancaman yang mengintai di dunia digital, membawa ketakutan bagi banyak orang. Kejahatan siber ini tidak hanya dapat melumpuhkan sistem, tetapi juga mengenkripsi data penting dan menuntut tebusan untuk mengembalikan akses.
Menurut laporan dari Tekno Liputan6.com, Indonesia sempat merasakan dampak serius ketika Pusat Data Nasional (PDN) diserang oleh ransomware tipe baru bernama Brain Cipher, yang merupakan pengembangan dari Lockbit 3.0.
Serangan ini menyebabkan gangguan pada berbagai layanan publik, menegaskan betapa pentingnya bagi kita untuk memahami tanda-tanda komputer yang terinfeksi ransomware agar bisa mengambil langkah pencegahan yang tepat.
Brain Cipher, yang baru saja muncul dalam feed Threat Intelligence, menyerang PDN melalui sejumlah metode, termasuk phishing dan intrusi eksternal. Kelompok peretas ini juga memanfaatkan Initial Access Brokers (IAB), yaitu individu yang dibayar untuk memberikan akses internal ke sistem.
Akibat serangan ini, layanan publik lumpuh dan kerugian yang ditimbulkan sangat besar. Oleh karena itu, mengenali ciri-ciri serangan ransomware menjadi sangat krusial untuk melindungi data dan sistem Anda. Berikut adalah beberapa tanda yang perlu diwaspadai, sebagaimana dilansir Kapanlagi.com dari berbagai sumber, Kamis (19/12).
Advertisement
1. Ciri-ciri Komputer Kena Serangan Ransomware
Ketika file-file Anda tiba-tiba tak bisa diakses, itu bisa jadi pertanda buruk: serangan ransomware! File-file tersebut mungkin kini memiliki ekstensi yang aneh atau tidak dapat dibuka dengan aplikasi yang biasa Anda gunakan, karena telah dikunci dengan enkripsi yang kuat, membuatnya tak terbaca tanpa kunci dekripsi yang tepat.
Tak hanya itu, setelah serangan, layar komputer Anda mungkin akan dipenuhi dengan pesan tebusan yang menyeramkan, mengancam bahwa Anda harus membayar sejumlah uang—biasanya dalam bentuk mata uang kripto yang sulit dilacak—agar dapat mengembalikan akses ke file-file berharga Anda.
Beberapa ransomware bahkan berani mengubah wallpaper desktop Anda menjadi gambar menakutkan atau pesan intimidasi, seolah-olah menantang Anda untuk menyerah dan membayar tebusan.
Jika Anda mendapati tanda-tanda ini, segeralah waspada dan konsultasikan dengan ahli keamanan siber sebelum mengambil langkah selanjutnya.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. Ciri-ciri Komputer Kena Serangan Ransomware
Kinerja komputer Anda tiba-tiba melambat? Waspadai, bisa jadi itu adalah tanda-tanda serangan ransomware! Malware ini mampu menguras sumber daya sistem, membuat perangkat Anda menjadi lamban, tidak responsif, atau bahkan mengalami crash.
Selain itu, ransomware sering kali mengubah nama file Anda menjadi kombinasi acak yang membingungkan, sehingga Anda kesulitan mengelola data penting.
Tak hanya itu, file-file baru dengan ekstensi aneh juga bisa muncul, berisi instruksi tebusan yang mencurigakan. Yang lebih mengkhawatirkan, ransomware dapat menonaktifkan program antivirus Anda, membuatnya tak berdaya dalam mendeteksi dan menghapus ancaman.
Pastikan antivirus Anda selalu diperbarui dan aktif untuk melindungi diri dari serangan ini.
3. Ciri-ciri Komputer Kena Serangan Ransomware
Waspada! Ransomware semakin canggih dan sering kali menyajikan peringatan palsu yang mengklaim ada masalah keamanan di komputer Anda, bertujuan untuk menakut-nakuti dan memaksa Anda membayar tebusan.
Peringatan ini bisa tampak seperti notifikasi dari program antivirus atau sistem operasi, sehingga sulit dibedakan. Selain itu, jika Anda mendapati lonjakan aktivitas jaringan yang mencurigakan, bisa jadi komputer Anda sedang mengirim data ke server penjahat siber, yang diperlukan untuk transaksi kunci enkripsi dan pembayaran.
Tak hanya itu, jika ada permintaan akses tak biasa ke fitur seperti kamera atau mikrofon, waspadalah, karena ini bisa menjadi upaya pencurian informasi pribadi atau pemantauan aktivitas Anda.
Alfons Tanujaya dari Vaksincom mengingatkan kita bahwa perkembangan ransomware tidak akan berhenti, jadi tetap waspada.
4. Apa itu ransomware?
Ransomware adalah musuh digital yang mengintai di balik layar komputer Anda, mengunci file-file berharga dan memaksa Anda untuk membayar tebusan agar bisa mendapatkan kembali akses ke data yang telah disekapnya.
5. Bagaimana cara ransomware menginfeksi komputer?
Ransomware, si jahat yang mengintai dunia maya, bisa dengan mudah menyusup ke perangkat kita melalui berbagai cara licik, seperti email phishing yang menipu, lampiran berbahaya yang tampak sepele, situs web berisiko tinggi, hingga memanfaatkan celah dalam perangkat lunak yang kita gunakan.
6. Apa yang harus dilakukan jika komputer saya terinfeksi ransomware?
Matikan koneksi internet, pisahkan komputer yang terinfeksi dari jaringan, segera laporkan kepada pihak berwenang, dan ingat, jangan tergoda untuk membayar tebusan sebelum berkonsultasi dengan ahli.
7. Bagaimana cara mencegah serangan ransomware?
Jaga keamanan digital Anda dengan langkah-langkah sederhana namun efektif: rutin perbarui perangkat lunak agar selalu dilindungi dari ancaman terbaru, pilih antivirus yang handal untuk melindungi perangkat Anda, berhati-hatilah terhadap email phishing yang bisa menjebak, dan jangan lupa untuk melakukan cadangan data secara berkala agar informasi penting Anda tetap aman.
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
(kpl/rmt)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
