Panduan Lengkap Cara Daftar Kerja di Australia untuk WNI 2025
cara daftar kerja di australia (credit:Image by AI)
Kapanlagi.com - Australia menjadi salah satu destinasi kerja favorit bagi Warga Negara Indonesia (WNI) karena menawarkan gaji tinggi dan kualitas hidup yang baik. Cara daftar kerja di Australia memerlukan persiapan yang matang mulai dari visa hingga dokumen pendukung.
Negeri kanguru ini memberikan peluang kerja yang luas di berbagai sektor seperti pertanian, konstruksi, perhotelan, dan teknologi. Proses cara daftar kerja di Australia harus dilakukan secara legal dan sesuai dengan peraturan imigrasi yang berlaku.
Menurut data Department of Home Affairs Australia, jumlah WNI yang mengajukan Working Holiday Visa meningkat dari 1.754 orang pada semester II 2022 menjadi 3.394 permohonan pada semester II 2023. Hal ini menunjukkan minat yang tinggi terhadap peluang kerja di Australia.
Advertisement
1. Jenis-Jenis Visa Kerja Australia untuk WNI
Langkah pertama dalam cara daftar kerja di Australia adalah memahami jenis visa yang tersedia. Setiap visa memiliki persyaratan dan durasi yang berbeda sesuai dengan tujuan kerja.
- Visa Temporary Skill Shortage (Subclass 482) - Memungkinkan perusahaan Australia mensponsori pekerja asing dengan keterampilan tertentu. Terdiri dari Short-Term Stream (2 tahun) dan Medium-Term Stream (4 tahun).
- Visa Graduate Temporary (Subclass 485) - Khusus untuk lulusan perguruan tinggi Australia yang ingin bekerja sementara setelah lulus. Mencakup Graduate Work (18 bulan) dan Post-Study Work (2-4 tahun).
- Visa Skilled Regional (Subclass 887) - Jalur permanen bagi pekerja yang telah tinggal di wilayah regional Australia minimal 2 tahun dengan visa sementara.
- Working Holiday Visa (Subclass 417/462) - Untuk usia 18-30 tahun yang ingin liburan sambil bekerja, berlaku 1 tahun dan dapat diperpanjang.
- Visa Business Talent (Subclass 132) - Untuk pengusaha atau investor yang ingin mengembangkan bisnis di Australia.
- Visa Temporary Work for International Relation (Subclass 403) - Untuk pekerja dalam konteks hubungan internasional seperti staf konsulat.
Melansir dari Australian Government Department of Home Affairs, terdapat 44 jenis visa kerja Australia yang dapat dipilih sesuai kebutuhan dan kualifikasi pelamar.
2. Persyaratan Umum Cara Daftar Kerja di Australia
Setelah menentukan jenis visa, langkah berikutnya dalam cara daftar kerja di Australia adalah memenuhi persyaratan umum yang ditetapkan pemerintah Australia.
- Kemampuan Bahasa Inggris - Wajib memiliki skor IELTS minimal sesuai jenis visa. Working Holiday Visa memerlukan skor 4.5, sementara visa kerja lainnya umumnya memerlukan skor 5.0-7.0.
- Pekerjaan dalam Skilled Occupation List (SOL) - Pekerjaan yang dituju harus masuk dalam daftar profesi yang dibutuhkan Australia.
- Surat Penawaran Kerja - Memiliki job offer dari perusahaan Australia yang mencantumkan posisi, gaji, dan durasi kontrak.
- Pemeriksaan Kesehatan dan Karakter - Menjalani medical check-up, memberikan bukti vaksinasi, dan melampirkan SKCK.
- Dokumen Identitas - Paspor yang masih berlaku dan identitas resmi lainnya.
- Rekening Bank Australia - Diperlukan untuk pembayaran gaji yang umumnya menggunakan sistem transfer.
- Tax File Number (TFN) - Nomor pajak pribadi yang wajib dimiliki untuk menghindari potongan pajak hingga 46%.
Proses pengajuan dilakukan secara online melalui situs resmi Department of Home Affairs Australia dengan mengunggah dokumen dalam format yang diterima.
3. Strategi Mencari Pekerjaan di Australia
Cara daftar kerja di Australia tidak hanya sebatas mengurus visa, tetapi juga memerlukan strategi yang tepat untuk mendapatkan pekerjaan. Berikut adalah beberapa metode efektif yang dapat diterapkan.
- Platform Online - Memanfaatkan situs pencari kerja seperti Seek, Indeed, JobSearch, dan Workforce Australia untuk mencari lowongan yang sesuai dengan kualifikasi.
- Lembaga Rekrutmen - Mendaftar ke headhunter atau recruitment agency yang memiliki spesialisasi di bidang tertentu seperti kesehatan, IT, atau konstruksi.
- Door-to-Door - Khusus untuk sektor hospitality, dapat langsung mendatangi hotel, restoran, atau bar untuk menanyakan lowongan yang tersedia.
- Networking - Membangun koneksi melalui komunitas profesional, job fair, atau acara networking di bidang yang diminati.
- LinkedIn - Memanfaatkan platform profesional untuk terhubung dengan perekrut dan profesional di industri yang dituju.
- Expressions of Interest - Mengirim surat minat ke perusahaan yang belum membuka lowongan secara resmi.
Penting untuk menyesuaikan CV dan cover letter dengan standar Australia yang menekankan pengalaman kerja dan menghindari informasi pribadi yang tidak relevan seperti usia atau foto.
4. Persiapan Dokumen dan Sertifikasi
Cara daftar kerja di Australia memerlukan persiapan dokumen yang lengkap dan sertifikasi khusus sesuai bidang pekerjaan. Persiapan yang matang akan meningkatkan peluang keberhasilan aplikasi.
Beberapa pekerjaan di Australia mewajibkan sertifikasi khusus sebelum dapat bekerja. Misalnya, untuk menjadi bartender diperlukan sertifikat RSA (Responsible Service of Alcohol), sedangkan barista memerlukan sertifikat "SITHFAB005 - Prepare and Serve Espresso Coffee".
- Penyetaraan Kualifikasi - Melakukan assessment kualifikasi pendidikan melalui Overseas Qualifications Unit (OQU) di setiap negara bagian Australia.
- Sertifikat Profesi - Mengikuti pelatihan dan mendapatkan sertifikat yang diperlukan sesuai bidang pekerjaan.
- Pengalaman Kerja - Menyiapkan bukti pengalaman kerja yang relevan dengan posisi yang dilamar.
- Referensi Kerja - Mempersiapkan surat rekomendasi dari atasan atau kolega di pekerjaan sebelumnya.
- Portofolio - Khusus untuk bidang kreatif atau teknis, menyiapkan portofolio yang menunjukkan kemampuan dan hasil kerja.
Menurut Australian Government, profesi yang memerlukan registrasi dan lisensi harus menghubungi otoritas terkait untuk memastikan kualifikasi diakui sebelum dapat bekerja.
5. Tips Sukses dalam Cara Daftar Kerja di Australia
Keberhasilan dalam cara daftar kerja di Australia tidak hanya bergantung pada pemenuhan persyaratan formal, tetapi juga strategi dan persiapan yang komprehensif.
- Riset Mendalam - Mempelajari industri yang banyak membuka lowongan untuk pekerja asing seperti pertanian, konstruksi, dan healthcare.
- Persiapan Bahasa - Meningkatkan kemampuan bahasa Inggris tidak hanya untuk tes IELTS tetapi juga untuk komunikasi sehari-hari di tempat kerja.
- Personal Branding - Membangun reputasi profesional melalui LinkedIn dan platform media sosial lainnya.
- Fleksibilitas Lokasi - Mempertimbangkan peluang kerja di daerah regional yang sering memiliki kebutuhan tenaga kerja lebih tinggi.
- Persiapan Finansial - Menyiapkan dana yang cukup untuk biaya hidup selama periode pencarian kerja dan proses adaptasi.
- Pemahaman Budaya Kerja - Mempelajari budaya kerja Australia yang menghargai work-life balance dan komunikasi yang direct.
Gaji minimum di Australia saat ini adalah AUD 23,23 per jam atau sekitar Rp 244.900 per jam, jauh lebih tinggi dibandingkan standar gaji di Indonesia. Selain itu, perusahaan wajib membayar superannuation (iuran pensiun) sebesar 11,5% dari gaji karyawan.
6. FAQ - Pertanyaan Umum Cara Daftar Kerja di Australia
Apakah lulusan SMA bisa kerja di Australia?
Ya, lulusan SMA bisa bekerja di Australia selama memenuhi persyaratan visa dan kualifikasi yang dibutuhkan pemberi kerja. Peluang terbuka di berbagai sektor seperti pertanian, hospitality, dan retail dengan visa yang sesuai seperti Working Holiday Visa.
Berapa lama proses cara daftar kerja di Australia?
Proses pengajuan visa kerja Australia umumnya memakan waktu 2-6 bulan tergantung jenis visa dan kelengkapan dokumen. Working Holiday Visa biasanya diproses lebih cepat sekitar 2-4 minggu, sementara visa sponsored memerlukan waktu lebih lama.
Apakah wajib kuliah di Australia untuk bisa kerja di sana?
Tidak wajib, tetapi kuliah di Australia memberikan keuntungan berupa akses ke Graduate Visa (Subclass 485) yang memungkinkan bekerja 18 bulan hingga 4 tahun setelah lulus. Jalur ini juga membuka peluang untuk mendapatkan permanent residency.
Bisakah menggunakan agen untuk cara daftar kerja di Australia?
Sebaiknya berhati-hati karena belum ada agen resmi dari pemerintah Australia dan Indonesia. Lebih aman mencari kerja melalui platform terpercaya atau langsung ke website perusahaan. Jika menggunakan agen, pastikan terdaftar resmi dengan MARN (Migration Agent Registration Number).
Apa saja dokumen wajib dalam cara daftar kerja di Australia?
Dokumen wajib meliputi paspor yang berlaku, hasil tes IELTS, CV format Australia, surat penawaran kerja, hasil medical check-up, SKCK, bukti kualifikasi pendidikan, dan bukti pengalaman kerja. Semua dokumen harus diterjemahkan ke bahasa Inggris oleh penerjemah tersumpah.
Berapa biaya total untuk cara daftar kerja di Australia?
Biaya bervariasi tergantung jenis visa, mulai dari AUD 485 untuk Working Holiday Visa hingga AUD 4.240 untuk Temporary Skill Shortage Visa. Belum termasuk biaya tes IELTS (sekitar Rp 3 juta), medical check-up, dan biaya hidup selama proses aplikasi.
Apakah ada batasan usia untuk cara daftar kerja di Australia?
Batasan usia tergantung jenis visa. Working Holiday Visa dibatasi usia 18-30 tahun (atau 35 tahun untuk beberapa negara), sementara visa kerja lainnya umumnya tidak memiliki batasan usia asalkan memenuhi persyaratan kualifikasi dan kesehatan yang ditetapkan.
Yuk, baca artikel seputar panduan dan cara menarik lainnya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
Yuk Baca yang Lainnya!
- Cara Menghapus Akun Google dari Perangkat Android, iPhone, dan Komputer
- Cara Hapus Akun Google di HP Android dan iPhone, Bisa Dilakukan Sendiri
- 5 Cara Download Video YouTube di HP, Mudah Banget - Langsung Tersimpan di Galeri
- 7 Cara Download Video Youtube dengan Mudah dan Praktis, Bisa Langsung Tersimpan di Galeri HP
- Nggak Perlu Takut Saldo Melayang Saat HP Hilang, Intip 3 Langkah Proteksinya!
(kpl/vna)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba