Cha Eun Woo Dituding Penggelapan Pajak Ratusan Miliar Rupiah
Cha Eun Woo Dituding Penggelapan Pajak Ratusan Miliar Rupiah (credit: instagram.com/eunwo.o_c)
Kapanlagi.com - Cha Eun Woo tengah menjadi sorotan setelah terseret dugaan penggelapan pajak bernilai besar. Kasus ini diusut oleh National Tax Service Korea Selatan dan mulai terungkap ke publik pada Januari 2026.
Investigasi dilakukan terkait struktur keuangan dan agensi pribadi yang melibatkan sang ibu. Total pajak tambahan yang ditagihkan disebut mencapai lebih dari 20 miliar Won atau sekitar Rp 214 miliar.
Baca berita lain tentang Cha Eun Woo di Liputan6.com, yuk! Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
Advertisement
Simak Juga Berita Lain yang Nggak Kalah Hot!!!
- 13 Drakor Keren yang Dibintangi Cha Eun Woo: Pesona Visual Memikat dan Bakat Akting yang Mengagumkan!
- 13 Rekomendasi Drakor yang Dibintangi Cha Eun Woo, Pamer Visual Ganteng Memukau dan Bakat Akting Kece!
- Deretan Aktor Korea yang Gantengnya 10/10 Tapi Suaranya 100/10
- Lee Dong Hwi, Adik Kandung Cha Eun Woo Muncul di Depan Publik Sebagai Ahli AI
1. Diselidiki National Tax Service Korea Selatan
Cha Eun Woo saat ini berada dalam penyelidikan resmi National Tax Service atas dugaan penggelapan pajak. Ia diberitahu harus membayar pajak tambahan lebih dari 20 miliar Won termasuk pajak penghasilan.
Nilai ini disebut sebagai salah satu tagihan pajak terbesar yang pernah dikenakan pada selebriti. Kasus ini langsung menarik perhatian publik dan industri hiburan Korea.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. Audit Pajak Dilakukan Sebelum Wajib Militer
Tagihan pajak tersebut merupakan hasil audit yang dilakukan sebelum Cha Eun Woo menjalani wajib militer pada Juli tahun lalu. Audit ini dilakukan secara intensif oleh otoritas pajak regional Seoul.
Prosesnya disebut berlangsung sejak musim semi tahun lalu. Hasil audit baru diumumkan setelah proses pendaftaran militernya selesai.
3. Dugaan Bermula dari One Man Agency
Fokus utama kecurigaan terletak pada one man agency (agensi satu orang) yang terkait dengan Cha Eun Woo. Otoritas pajak menilai skema ini digunakan untuk menurunkan pajak penghasilan.
Pola ini mirip dengan kasus selebriti lain yang mendirikan perusahaan terpisah meski sudah berada di bawah agensi resmi. Tujuannya untuk mendistribusikan pendapatan agar beban pajak lebih rendah.
4. Perusahaan Didirikan oleh Ibu Cha Eun Woo
Dalam kasus ini, perusahaan tersebut diketahui didirikan oleh ibu Cha Eun Woo. Perusahaan itu ditempatkan di antara Cha Eun Woo dan Fantagio selaku agensi resminya.
Fantagio menandatangani kontrak layanan dengan perusahaan tersebut untuk mendukung aktivitas hiburan Cha Eun Woo. Sejak saat itu, pendapatan dibagi antara Fantagio, perusahaan milik ibu, dan Cha Eun Woo secara pribadi.
5. Otoritas Menyebut Perusahaan Fiktif
National Tax Service menyimpulkan perusahaan tersebut sebagai perusahaan cangkang yang tidak memberikan layanan nyata. Penyelidik menilai entitas itu dibuat untuk menurunkan pajak penghasilan hingga 45 persen dengan memanfaatkan tarif pajak korporasi yang lebih rendah.
"Alamat terdaftar perusahaan tersebut berada di daerah terpencil di Pulau Ganghwa, yang tidak tampak cocok untuk bisnis terkait hiburan, dan sulit dianggap sebagai kantor yang sebenarnya. Meskipun beberapa mobil impor terdaftar atas nama perusahaan dan berbagai pengeluaran diproses, dilaporkan tidak ada layanan yang berbeda dibandingkan Fantagio," ungkap pihak National Tax Service.
6. Fantagio Ikut Terdampak Pajak Tambahan
Dampak dari temuan ini juga merembet ke Fantagio. Agensi tersebut dikenai pajak tambahan sebesar 8,2 miliar Won atau sekitar Rp 98,4 miliar pada Agustus tahun lalu.
Otoritas pajak menyatakan Fantagio memproses faktur pajak palsu dari perusahaan milik ibu Cha Eun Woo. Keberatan yang diajukan Fantagio melalui proses pra-penilaian pun ditolak.
7. Pihak Cha Eun Woo Ajukan Keberatan Resmi
Setelah memanggil Cha Eun Woo dan ibunya, otoritas pajak menyimpulkan keuntungan finansial dari perusahaan tersebut kembali ke Cha Eun Woo. Ia dinilai gagal membayar lebih dari 20,0 miliar Won pajak penghasilan. Atas permintaannya, hasil audit resmi baru diumumkan setelah proses wajib militernya selesai.
"Karena seringnya perubahan kepemimpinan di Fantagio, ibu Cha Eun Woo merasa perlu melindungi aktivitas hiburan putranya dan karena itu mendirikan perusahaan untuk secara langsung mengoperasikan bisnis manajemen. Perusahaan tersebut bukan perusahaan cangkang, melainkan agensi manajemen budaya dan hiburan yang terdaftar secara legal," ujar perwakilan Cha Eun Woo.
Jika keberatan pra-penilaian diterima, Cha Eun Woo tidak diwajibkan membayar pajak tersebut. Namun jika ditolak, ia tetap bisa melanjutkan sengketa melalui jalur hukum lain seperti Pengadilan Pajak atau Badan Audit dan Inspeksi. Pihak Cha Eun Woo juga dikabarkan mempertimbangkan untuk langsung membawa kasus ini ke Pengadilan Pajak.
8. Tanggapan Pihak Agensi
Tak lama setelah kabar dugaan penggelapan pajak Cha Eun Woo menghebohkan publik, Fantagio selaku agensi dari aktor sekaligus member ASTRO tersebut buka suara.
Berikut pernyataan resmi dari Fantagio:
Halo, ini Fantagio.
Kami menyampaikan pernyataan resmi terkait laporan yang beredar hari ini mengenai pemeriksaan pajak terhadap artis kami, Cha Eun Woo.
Inti dari permasalahan ini adalah apakah perusahaan yang didirikan oleh ibu Cha Eun Woo dapat dikategorikan sebagai entitas kena pajak yang bersifat substantif. Hingga saat ini, hal tersebut belum ditetapkan atau dinilai secara resmi, dan kami berencana untuk secara aktif memberikan penjelasan melalui prosedur hukum yang berlaku terkait isu penafsiran dan penerapan hukum.
Agar proses ini dapat diselesaikan secepat mungkin, artis yang bersangkutan bersama perwakilan pajaknya akan bekerja sama secara sungguh-sungguh.
Cha Eun Woo menegaskan bahwa ia akan terus memenuhi kewajiban pelaporan pajak dan kewajiban hukum lainnya sebagai warga negara dengan penuh tanggung jawab.
Terima kasih.
Fantagio
(kpl/rsp)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
