Kru dan Pemain 'BAJAJ BAJURI' Tolak Kampanyekan Kenaikan BBM

Kapanlagi.com - Sebagian kru dan pendukung produksi sinetron komedi 'BAJAJ BAJURI' menolak tawaran pemerintah untuk turut mengkampanyekan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), baik melalui iklan layanan masyarakat maupun disisipkan dalam tayangan sinetron tersebut.

Hal tersebut diungkap Rieke "Oneng" Dyah Pitaloka, salah satu pemain sinetron komedi yang memperoleh sambutan luas dari masyarakat itu, di Jakarta, Selasa, sebelum bersama beberapa artis lainnya menyampaikan penolakan pada kenaikan elpiji dan pertamax.

"Kita pernah ditawari seorang menteri untuk turut mengkampanyekan kenaikan BBM yang disebutkan demi kepentingan rakyat, tapi sebagian dari kita menolak, termasuk saya," kata artis yang juga mantan aktivis mahasiswa itu seraya menolak menyebut menteri yang dimaksudnya.

Sinetron 'BAJAJ BAJURI' sendiri, menurut Rieke, tidak alergi terhadap titipan isu selama arahnya untuk kepentingan masyarakat luas, seperti misalnya isu tentang bahaya AIDS dan narkoba. Pada beberapa episode yang lalu sinetron ini juga turut mengusung isu kewaspadaan terhadap uang palsu dengan jargon 3D yakni dilihat, diraba, dan diterawang.

Mengenai titipan isu kenaikan BBM, kata alumnus Universitas Indonesia (UI) itu, ia dan sejumlah rekannya menolak karena secara pribadi tidak setuju dengan kenaikan BBM tersebut yang mereka nilai merugikan rakyat dan pasti akan banyak yang menentang.

"Saya yang berpenghasilan lumayan saja sangat merasakan dampak kenaikan ini apalagi yang penghasilannya pas-pasan," kata artis yang juga kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengomentari kenaikan harga elpiji dan pertamax.

Artis yang kini menempuh pendidikan pasca sarjana jurusan Filsafat di UI lantas menuturkan, sebelum kenaikan harga pertamax, untuk mengisi penuh tangki mobilnya ia mengeluarkan Rp150 ribu, namun kini ia mesti mengeluarkan Rp250 ribu atau lebih banyak Rp100 ribu.

Menurut Rieke, tim 'BAJAJ BAJURI' sendiri saat ini belum memutuskan menerima atau menolak tawaran mengkampanyekan kenaikan BBM tersebut, namun jika nanti pilihannya menerima maka ia akan menolak dilibatkan.

"Saya akan menolak terlibat jika tawaran itu diterima. 'BAJAJ BAJURI' sudah cukup populis, mengapa harus mengusung isu yang tidak populis. Jadi, jangan makan racun sendiri," kata Rieke yang dalam sinetron tersebut memerankan sosok perempuan lugu bernama "Oneng".

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(*/dar)

Rekomendasi
Trending