Lucky Wija Keranjingan Harley

Kapanlagi.com - Memiliki tunggangan keren, tentu menjadi impian tiap orang, terutama bagi kaum Adam. Laki-laki dengan mobil atau motor, ditakdirkan untuk saling melengkapi. Apa yang dinaikinya dapat menunjukkan dari kasta mana ia datang. Dan kalau yang dinaiki itu berupa Harley Davidson, semua akan mengangguk bahwa kuda besi itu keren habis. Maka tak ayal, Lucky Wija rela melego mobilnya untuk membeli Harley Davidson.

"Aku dapatnya di tahun 98, bertipe custom softtail," ujar Lucky sembari menunjukkan tunggangannya. Awal kecintaannya dengan HD, berawal dari kesukaannya mengumpulkan berbagai aksesoris yang berhubungan dengan motor keluaran negeri Paman Sam itu, Lucky mulai bermimpi, kelak ia musti mendapatkannya. "Dan akhirnya kesampaian juga, dengan jual mobil, aku dapatkan motor ini," kenangnya.

Layaknya rider sejati, Lucky memperlakukan HD-nya bak wanita yang dicintai. Secara berseloroh mantan vokalis Element ini, mengatakan, "Pacar adalah pacar, kalau motor adalah istri." Tak heran ia kerap kena semprot Ardina Rasti, sang pacar. Penyebabnya ia sering ngelantur kalau sudah menaiki motor kesayangannya itu. "Ardina cuman sekali naik motor ini, dia kapok karena kalau naik motor jadi masuk angin," ungkap Lucky di Kemang Arcade, Jakarta.

Untuk mengukuhkan diri sebagai Harley Davidson mania, Lucky juga bergabung dengan sebuah komunitas HDCI di Jakarta yang katanya berjumlah ribuan. Diakuinya banyak hal positif yang bisa diambil saat kongkow-kongkow dengan sesama HD mania. Selain menambah teman, rasa sosial dan kesetiakawanan ditanamkan di kalangan HD mania.

"Harley Davidson identik dengan yang namanya brotherhood, semua saudara, tak heran Harley juga identik dengan kegiatan sosial. Seperti yang terjadi pada tanggal 7-12 kemarin, aku diundang sebagai wakil dari Jakarta ke Surabaya untuk ikut tur Surabaya–Bali dalam acara menapak tilasi perjalanan para pahlawan untuk memperingati Hari Pahlawan Nasional," tuturnya.

Kehadiran Lucky Wija di komunitas HDCI , tentu menambah deretan nama artis yang gandrung motor bermesin bongsor itu, mengikuti seniornya Indro Warkop, Adi Bing Slamet, Edwin, serta Dimas Seto. Dan nama terakhir disebut merupakan duet bermotor Lucky, saat hari break tiba untuk keliling Jakarta. 

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kl/wwn)

Rekomendasi
Trending