Tompi: Indonesia Sandang Predikat Kleptokrasi
Tompi Saat Tampil di Ballroom Central Park
Foto: Anto
Kapanlagi.com - Bagi musisi dan penyanyi di Indonesia, mungkin sebagian besar dari mereka sudah menyerah akan penanggulangan pembajakan atas sebuah karya, khususnya karya lagu. Tak hanya itu, kondisi industri musik yang hanya terpaku pada penjualan RBT pun seakan menjadi turunnya kualitas musik tanah air.
"Memang sih, secara kuantitatif banyak sekali, band atau penyanyi yang bermunculan. Namun secara kualitatif, sebenarnya kita turun. Soalnya kita lihat, dewasa ini apa yang ada dalam industri musiknya kurang variatif. Ini yang menjadi satu keprihatinan," ujar Tompi saat konser An Exclusive With Glenn Fredly, Tompi, Sandhy Sondoro di Ballroom Central Park, Jakarta Barat (17/6) malam.
Tompi
Ditambahkan oleh penyanyi yang juga dokter ini, saking terkenalnya dalam masalah pembajakan, Indonesia malah mendapatkan predikat baru yaitu sebagai negaranya tukang klepto.
"Iya, sebuah negara Kleptokrasi. Masyarakat itu bangga saat udah mendownload lagu dari internet secara gratis. Bahkan sampai ada yang tak malu sama sekali, dengan memberitahukan kepada penyanyinya," lanjut Tompi.
Dengan fenomena semacam ini, Tompi pun menghimbau kepada publik untuk tetap mendukung musik dalam negeri tanpa pembajakan.
"Selamatkan musik Indonesia," pungkasnya.Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/ato/faj)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
